Today

14 Hari ke Depan, Polres Cianjur Bakal Gelar Operasi Zebra Lodaya 2019

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Polres Cianjur akan menggelar Operasi Zebra Lodaya, mulai tanggal 23 Oktober 2019 sampai 5 November 2019. Ada delapan sasaran dalam operasi yang akan berlangsung selama selama 14 hari ini. Polres Cianjur akan bekerja secara maksimal dengan menurunkan 118 personel yang terdiri dari anggota dan perwira.

Delapan sasaran Operasi Zebra Lodaya 2019 di antaranya pengendara di bawah umur, mengendarai motor atau mobil dalam keadaan mabuk atau tidak sadar dalam pengaruh narkoba.

Kemudian mengendarai kendaraan melebihi batas kecepatan, tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan sefty belt atau sabuk pengaman apabila menggunakan roda empat.

Selain itu pengendara yang menggunakan HP saat berkendara, melawan arus lalu lintas, dan menggunakan lampu Strobo( rotator) atau sirene pada kendaraan pribadi.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Adhimas Sriyono Putra, mengatakan operasi ini adalah sebuah kegiatan kepolisian yang ditingkatkan melalui sandi Operasi Zebra. Tujuannya Ingin menimbulkan kesadaran masyarakat tentang berlalu lintas yang baik dan benar.

Menurutnya, apabila mereka sudah tertib dalam berkendara, akan bergaris lurus dengan menekan kecelakaan lalu lintas di Cianjur. “Khusus menekan jumlah korban meninggal dunia akibat laka lantas,” tuturnya saat diwawancara Cianjur Today, Selasa (22/10/2019).

80 Persen Tindakan

Selain itu, operasi ini untuk melakukan penertiban pada pengendara, karena operasi ini mengedepankan penindakan kepada pelanggar lalu lintas.

“80 persen penindakan, 10 persen dikmas dan 10 persennya berupa teguran simpatik kepada masyarakat. Semua anggota kesatuan lalu lintas akan kita turunkan untuk menyukseskan operasi ini,” terangnya.

Adhimas menambahkan, selain personil dari Polres Cianjur, pihaknya selalu melibatkan Forum Lalu Lintas yang ada di Cianjur. Ia mengimbau masyarakat yang merasa tertib dan melengkapi kendaraannya sesuai dengan aturan yang ada, tidak perlu alergi atau takut.

“Misalnya CPM dari TNI, dari Pemda melibatkan Dishub dan Bapeda juga kita libatkan untuk pelanggaran pajaknya, supaya sekali dayung dua, tiga pulau terlampaui. Kita juga tidak akan mencari-cari kesalahan. Semuanya sesuai aturan saja,” tandasnya.(yan)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker