fbpx
Info Mudik 2019

Makanan dan Minuman yang Cocok Jadi Teman Mudik

CIANJURTODAY.COM – Mudik menjadi tradisi menjelang Lebaran. Masyarakat berbondong-bondong pulang kampung halaman.

Meskipun arus lalu lintas padat-merayap, hal itu bukan halangan demi bertemu kerabat atau saudara. Namun terkadang perjalanan menghabiskan waktu dan tenaga.

Nah untuk menemani mudik kamu yang lama, Cianjur Today sudah merangkum beberapa makanan yang cocok jadi teman mudik. Berikut ulasannya:

1 Pisang dan Jeruk

foto: pixabay

Untuk kamu yang sering mengalami mabuk kendaraan, kedua buah ini bisa jadi solusinya. Pisang dan jeruk dipercaya bisa menghilangkan mual saat perjalanan. Selain itu buah ini bisa kamu temukan dimana saja.

2 Air Mineral

Foto: pixabay

Air sangat penting bagi kita apalagi saat mudik. Kemacetan yang panjang menyebabkan kita kelelahan dan ngantuk. Maka dari itu kita harus cukupi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan minum air yang cukup saat mudik.

3 Makanan Banyak Karbohidrat dan Serat

Saat bepergian tubuh tetap harus mendapat asupan yang baik. Namun beberapa orang biasanya mengabaikan hal ini hingga makan sembarangan dengan alasan kepepet.

Padahal jika benar-benar ingin menjaga kesehatan, kamu bisa membuat bekal sehat kaya karbohidrat dan serat di rumah. Contohnya nih seperti pancake dengan saus rendah gula, kacang-kacangan, sayuran, dan nasi merah. Anda juga bisa membawa makanan seperti sereal, dan oatmeal.

4 Kurma

Buah ini memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Mengonsumsi kurma saat mudik mampu menjaga sistem saraf sehat.

Sistem saraf mencakup sistem saraf pusat (central nervous system) dan sistem saraf tepi (peripheral nervous system). Buah kurma dapat menjadi sumber vitamin yang baik untuk meningkatkan kesehatan dan fungsi sistem saraf manusia.

Kandungan Kalium (Potassium) yang ada pada buah kurma juga dapat meningkatkan kecepatan dan kewaspadaan otak.

Nah itu dia beberapa makanan yang cocok jadi teman mudik. Semoga bermanfaat dan selamat saat perjalanan!(ct2)

Baca Selengkapnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close