fbpx
TODAY

Cerita Bubur Ayam Cianjur dengan Kecap Asin dan Kroket

CIANJURTODAY.COM – Berada di perantauan yang jauh selalu menjadi alasan kita rindu kampung halaman. Entah itu rindu suasana kampung, teman-teman, keluarga atau makanan.

Seperti cerita yang dibagikan oleh Lindu Rahayu melalui media sosialnya. Tumbuh di Cianjur menjadikannya tak pernah lupa akan seluk-beluk indahnya kota ini.

Seperti cinta Juliet kepada Romeo, Lindu tak sedikit pun lupa pada keunikan kota tercintanya, Cianjur.Termasuk kepada Bubur Ayam Cianjur atau disingkat BAC.

Sudah lama dikenal bagai legenda kuliner, BAC seakan telah menjadi ciri khas kuliner Cianjur. Rasa, tampilan, hingga penyajian akan selalu merasuk ke kepala dan menghasilan kalimat “Cianjur banget!”
.

Rasa dan tampilannya tak pernah lekang oleh zaman, tidak hanya di lidah dan mata orang Cianjur. Orang luar Cianjur yang pernah mencoba rasa dari bubur BAC pun, seperti kenangan bersama mantan yang tak kan mudah lupa dengan rasanya.

Pada satu waktu, seorang warga yang bukan asli Cianjur, pernah komplain seperti seorang kritikus kuliner di penjaja BAC, di salah satu sudut kota Bandung. Penyebabnya karena dia pernah mencicipi BAC di Cianjur.

Baca Juga: Lima Kuliner Khas Cianjur, Nomor Empat Bikin Ketagihan

“Mang, bubur Cianjur itu tidak begini, krupuknya tidak polos begini tapi ada warna-warninya, harus nya kecap asin tidak kecap manis, harusnya ada kroket,”

Ya, begitulah BAC, sudah menjadi salah satu simbol identitas Cianjur. Bila suatu saat nanti budaya kita hilang dan yang tersisa hanya BAC, bubur inilah yang akan mempersatukan rakyat Cianjur.

Seperti kata Boy Candra, “Tak ada cinta yang benar-benar sempurna. Namun, cinta yang selalu mencoba kembali menyempurnakan setelah hati terluka itu benar-benar ada”
.

Perayalah, jika cinta akan kampung halaman sudah melekat maka sepiring bubur pun mampu menjadi alasan pulang menuju kampung halaman. (ct2)

Tulisan Asli: Klik di sini

Baca Selengkapnya

Related Articles

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close