Pendidikan

320 SD dan 24 SMP di Cianjur Belum Punya Kepsek Definitif

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Kabupaten Cianjur kekurangan tenaga pendidik dan pengawas. Sebab, sebanyak 320 SD dan 24 SMP di Kabupaten Cianjur belum memiliki kepala sekolah (kepsek) definitif.

Selain itu tenaga pengawas SMP hanya ada 20 orang, sedangkan jumlah SMP ada 395 unit. Sebagian pengawas akan pensiun pada tahun 2022. Sama halnya dengan jumlah pengawas SD 101 orang mengawasi 1.240 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Himam Haris membenarkan, adanya kekurangan tenaga pendidik guru dan pengawas sekolah.

“Yah betul, memang kondisinya seperti itu di Kabupaten Cianjur,” ucap dia kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Saat ini, Himam menilai hanya ada pengangkatan bagi para Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Yang sekarang tahun 2021 hanya mengalokasikan 279 orang untuk pengangkatan PPPK,” beber dia.

Dirinya berharap, pemerintah pusat mau menambah kouta tenaga pendidik di Kabupaten Cianjur.

“Mohon pemerintah pusat mengalokasikan kuota tenaga pendidik di kabupaten Cianjur sesuai kebutuhan,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur, Ginanjar menilai kekurangan ini dapat di
maksimalkan oleh Disdikbud Cianjur selaku instansi terkait.

“Itu tergantung kepiawaian pak Kadisdik. Bagaimana memaksimalkan staf yang sudah memiliki kemapuan dan memenuhi ketentuan kebutuhan,” terangnya.

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, nantinya akan ada pelantikan kepala sekolah untuk mengisi kekosongan di sejumlah sekolah.

“Untuk jabatan kepala sekolah yang kosong di beberapa sekolah, nanti akan segera di isi setelah 6 bulan pelantikan, Insya Allah sebentar lagi,” singkat Herman.(afs/rez)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button