Bisnis TodayToday

Ada Cerita Mengharukan di Balik Nama Toko Soneta

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Toko Soneta Cianjur sudah berdiri sejak 3 Febuari 1990. Toko yang menjual berbagai kebutuhan rumah tangga dan sekolah ini berada di Jalan Siliwangi No. 47 dan Jalan Pangeran Hidayatullah No. 25, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur.

Soneta menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi masyarakat. Ada berbagai cerita di balik berdirinya Toko Soneta Cianjur yang dirintis pasangan suami istri Durosid dan Uni Soneta ini.

“Dulu sebelum membangun ini awalanya 1987 kita ikut kerja di tempat sodara. Dari sana kita dapat ilmu gimana caranya mengelola toko. Yah bukan hanya tentang modal, tetapi yang utama itu strategi dan cara bertahan,” kata Uni Soneta.

Awalnya mereka berdagang kecil-kecilan dan hanya dibeli oleh orang sekitar. Keduanya pun meminjam modal usaha untuk mengembangkan toko. Perlahan tapi pasti, tokonya terus berkembang dan ramai dikunjungi pembeli.

“Dulu itu susah untuk buka usaha,
Mulai dari dagang satu dua jenis barang, hingga makanan yang dibeli oleh tukang ojek, angkot, dan anak sekolah. Sempat pijam dana ke bank, kita buka fotokopi juga. Barang mulai bertambah,” tambahnya.

Asal Usul Nama Toko Soneta

Tidak banyak diketahui, ternyata nama Toko Soneta ini berhubungan dengan Raja Dangdut, Roma Irama. Nama ini terlahir dari kisah perjalanan Durosid. Semasa mudanya, ia sekolah sambil berdagang asongan di angkutan umum untuk mencukupi hidup.

“Saya saat masih sekolah dulu dagang asongan, ikut mobil bus saat itu sampai Gekbrong. Waktu pas hujan gemercik, saat itu tukang bus kan masih pada keras-keras sama pedagang. Mobil gak dilambatin pas mau turun, hingga jatoh dari bus, barang dagangan jatoh ke balkon mobil dan hancur semua,” ujar pria yang akrab disapa Ocid itu.

Mengalami kejadian tersebut membuatnya sedih tidak main. Jangankan untuk mengembalikan modal dagangannya, untuk mengisi perut pun belum tentu ada. Itu yang ada dalam pikirannya saat itu.

Hingga akhirnya ia tidak sengaja mendengar salah satu lagu milik Roma Irama. Hal itu membuatnya terinspirasi dan sadar untuk terus bangkit dan berusaha.

“Hingga pas itu mendengar salah satu lagu roma irama berjudul ‘Takwa’ dari situ saya terbangunkan bahwa derajat manusia bukan dari harta yang dimiliki. Melainkan dari takwanya terhadap Allah SWT, karena kehidupan itu tidak lepas dari ketakwaan terhadap Allah,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut, Ia pun terdorong untuk mengirim surat kepada Roma Irama menyampaikan hal yang dialaminya. Tak disangka suratnya dibalas. Bukan hanya dengan balasan surat namun juga dengan sejumlah uang.

Hingga akhirnya ia mampu terus mengembangkan usahanya dari uang tersebut yang kemudian diberi nama Soneta, sama dengan nama grup dangdut milik Roma Irama.

“Kemudian saya mengirim surat kepada Bang Haji Roma Irama. Hingga ia membalas dengan surat dan uang senilai 75 ribu di dalam amplop, kita pakai untuk usaha dan kita izin memberi nama Soneta,” pungkasnya.(ct4/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close