Today

Ada Perbaikan Pipa, Perumdam Tirta Mukti Imbau Pelanggan Tampung Air

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Perumdam Tirta Mukti akan melakukan perbaikan pipa di beberapa titik di Kabupaten Cianjur mulai hari ini, Selasa (16/06/2020). Atas hal ini, pelanggan diimbau menampung air sebagai persiapan selama perbaikan pipa.

Direktur Teknis Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi, menuturkan, perbaikan pipa ACP dilakukan di delapan titik yang berlokasi di jalur mata air Cirumput. Dengan demikian, pendistribusian air untuk sebagian wilayah pelayanan cabang Cianjur akan sedikit terhambat.

“Cabang Karangtengah dan Cabang Cilaku di antaranya Jalan Siti Jenab, Jalan Siliwangi, Jalan Mangunsarkoro, Jalan Otista, Jalan Taifur Yusuf, Jalan Pangeran Hidayatullah. Jalan Raya Sukabumi, Arciko, Salagedang, BTN Maleber, Jln Halte Maleber, Gading Asri, Gadung Permai, Gunteng dan sekitarnya akan mengalami hambatan.” tuturnya kepada Cianjur Today Senin (15/06/2020).

Pipa induk itu diperbaiki karena pompa induknya masih pipa zaman dulu. Bernama pipa ACP yang sampai kini pabrik pun sudah tidak memproduksi lagi.

“Dan jaraknya cukup lumayan kalau kita harus ganti dengan segera biayanya cukup besar mencapai Rp8 miliar. Kami mencoba meminta bantuan ke kementrian juga. Karena kondisi saat ini banyak anggaran yang dialihkan ke Covid-19,” jelas dia.

Diusahakan Tiga Hari Selesai

Pihaknya berinisiatif dari pada air itu terbuang, akhirnya mengorbankan beberapa hari distribusi ke pelanggan. Dengan harapan setelah perbaikan ini debitnya makin bertambah lagi. Nantinya bisa pendistribusian bisa lebih optimal ke wilayah-wilayah yang pada saat ini distribusi airnya kurang normal.

“Harapannya setelah selesai perbaikan ini debit air bertambah wilayah mana yang sekarang distribusi kami belum optimal. Kami dengan debit yang bertambah ini akan kami optimalkan,” ungkapnya.

Perbaikan pipa direncanakan selesai dalam satu hari. Namun sifat perbaikan PDAM tidak sama dengan PLN. Ia menjelaskan, PLN ketika kabel tersambung bisa langsung nyala. Namun, PDAM karena menutup air, otomatis pipa ke bawahnya juga kosong. Sambungan membutuhkan beberapa hari untuk normal kembali karena banyak yang terjebak udara di dalamnya.

“Karena kalau kita paksanakan bakalan meledak pipa pipa yang ada di dalamnya. Makanya kita buka sedikit-sedikit. Terus di jalur lajur tertentu kita buang dulu airnya sampai pipa itu terisi penuh. Biasanya itu maksimalnya bisa sampai satu minggu bisa normal. Cuma kita upayakan mudah-mudahan dalam waktu 3 hari bisa normal secara keseluruhan.” tutupnya.(afs/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker