Jabar

Akhir Cerita Pria yang Ngamuk di Check Point PSBB

CIANJURTODAY.COM, Bogor – Sebuah video pria yang ngamuk kepada petugas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) viral di media sosial. Video tersebut banyak diunggah akun media sosial Facebook, Instagram, dan Twitter.

Terlihat seorang pria yang mengendarai sepeda motor matic diberhentikan petugas PSBB yang terdiri dari Polisi dan pemuda Karang Taruna di Check Point PSBB perbatasan Cibarusah-Jonggol, Kabupaten Bogor. Ia diberhentikan karena tidak memakai helm dan masker. Pria itu pun ditegur petugas PSBB.

Namun bukannya mengikuti aturan dengan memakai masker, pria yang diketahu berinisial MS itu malah ngamuk dan berusaha kabur. Bahkan mengeluarkan beberapa kata yang tidak sopan kepada petugas PSBB. Polisi pun mengentikan motor hingga tak bisa kabur.

Tak lama, pria tersebut terlihat merangkul salah satu pemuda Karang Taruna yang tadi menegurnya. Namun bukannya minta maaf, ia malah mendaratkan bogem mentah kepada relawan. Sontak saja suasana menjadi riuh.

Kapolsek Jonggol, AKP Agus Hidayat, mengatakan, pria yang ngamuk di Check Point PSBB itu terjadi pada Sabtu (9/5/2020) pukul 16.00 WIB. Pria yang berinisial MS itu ditegur polisi karena tidak memakai masker , padahal ia sudah membawanya.

“Kejadian kemarin jam 16.00 di Jalan Raya Jonggol, perbatasan Jonggol-Cibarusah. Diminta dipakai maskernya tapi marah-marah,” paparnya seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (10/5/2020).

Ia menambahkan, MS juga sempat hampir memukul polisi namun gagal karena dilerai pemuda. Namun pemuda yang melerai terkena pukulan MS dan keduanya terlibat baku hantam.

Diketahui pemuda itu merupakan Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. “Yang dipukul Ketua Karang Taruna, relawan yang membantu kami dalam pelaksanaan pemeriksaan (PSBB),” tambahnya.

Usai kejadian, pelaku MS langsung dibawa ke Balai Desa Sukamanah kemudian dibawa ke Polsek Jonggol untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melawan petugas PSBB.(rez/bbs)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button