Today

Akhir September, Pembangunan Masjid di Cilandak Selesai

CIANJURTODAY.COM, Campaka – Setelah menunggu tiga tahun, warga Kampung Cilandak, RT10/RW 4, Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur akhirnya segera memiliki masjid. Hal itu dapat terwujud setelah adanya bantuan yang diperoleh dari Charity International dan Yayasan Komite Kemanusiaan Indonesia.

Kepala Desa Cidadap, Budiman, mengatakan ada sekitar 50 keluarga di kampung tersebut yang membutuhkan fasilitas masjid. Lahan yang dibangun merupakan hibah dari pemdes dengan luas sekitar 300 meter.

“Atas nama warga, kami akan merawat dan menggunakan fasilitas ini sebaik mungkin,” ujarnya, Rabu(28/8/2019).

Pembangunan masjid ini ditargetkan selesai akhir September 2019. Warga bisa langsung memakai fasilitas tersebut. Ia becerita, sebelumnya warga harus menempuh jarak sekitar satu kilometer untuk beribadah di mesjid.

Di lain pihak, Relawan dan Bagian Lapangan Yayasan Komite Kemanusiaan Indonesia untuk daerah Cianjur, Muhammad Solehudin Aonillah, menjelaskan bantuan yang diberikan berupa uang dengan jumlah yang disesuaikan. Bantuan juga dikawal oleh yayasan supaya dapat tersalurkan sampai proses pembangunan tuntas.

“Sebelumnya ada sekitar 14 lokasi yang sudah mendapat bantuan. Mulai dari Cugenang, Cikalong, Ciranjang, Warungkondang, Cibeber serta Campaka,” terangnya.

Kegiatan akan terus berlanjut demi tercapainya kenyamanan ummat ketika melaksanakan ibadah.

Sementara itu, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Suryakacana (Unsur) Cianjur, Angga Saputra,
menambahkan, bentuk dari bakti pihaknya untuk Cianjur tidak hanya berhenti di program KKN. Pengabdian mahasiswa Unsur kepada warga Cianjur akan terus dilaksanakan.

“Alhamdulillah pada kesempatan kali ini bersyukur bisa memenuhi kebutuhan warga Desa Cidadap yang membutuhkan sarana tempat ibadah,” ujarnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada adik kelasnya sekaligus partner di organisasi lingkungan hidup (Green), M. Solehudin Aonillah. Sebab yayasan tersebut sudah mengakomodir pengajuan pembangunan masjid.

“Ini sebagai bentuk implementasi dari Tri Darma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian. Bagi saya bukan hanya sebatas teori, karena mahasiswa adalah agen perubahan masa depan,” pungkasnya.(yan)

Reporter : Dian Tardian
Editor : M Reza Fauzie

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button