Ramadan Today

Amalan Sunah Saat Ibadah Puasa, Salah Satunya Berbuka dengan Ruthab

CIANJURTODAY.COM, Sukaluyu – Berbagai amalan sunah saat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan ternyata sangat banyak sekali. Salah satunya adalah berbuka puasa dengan ruthab.

Sesuai perintah Allah dalam Al-Quran yang telah memberikan petunjuk kepada kita bagaimana cara, rukun, syarat, hal-hal yang membatalkan, hal-hal yang makruh, adat sopan santun, hingga amalan sunah saat melaksanakan ibadah puasa.

Guru SMK Nurul Islam Cianjur Drs H Zaenal Arifin mengungkapkan, amalan sunah yang bisa kita tuai saat berpuasa, di antaranya dengan menyediakan makanan berbuka puasa. Kemudian jika sudah yakin waktu magrib tiba, maka disunahkan untuk segera berbuka puasa.

“Jangan mentang-mentang masih kuat, buka puasanya di nanti-nanti. Jadi disunahkan setelah terdengar adzan magrib, kita harus berbuka puasa atau membatalkan puasa kita,” ujar Ustadz Zaenal dalam Podcast Potret Smaknis yang dikutip Cianjur Today, Rabu (21/4/2021).

Kemudian yang kedua, lanjutnya, sunah berpuasa itu berbuka puasa dengan ruthab yaitu kurma muda atau setengah matang yang kaya akan manfaat. Namun, jikalau tidak ada kurma, bolehlah berbuka dengan buah-buahan yang tidak dimasak, kalau kata orang Sunda seperti buah yang dipeuyeum.

“Seperti pisang, pepaya, mangga, dan lain sebagainya. Setelah itu, kita minum air dan diusahakan jika minum air itu air putih yang tidak dicampur dengan apapun. Kenapa harus air putih, artinya untuk menjaga kehalalan atau kesucian dari pada air yang kita minum. Sebab seharian kita menjalankan ibadah puasa ibadah yang suci, maka diakhiri dengan yang suci pula yaitu dengan mengonsumsi air putih,” tuturnya.

Kemudian yang ketiga, ketika kita berbuka puasa dianjurkan berdoa terlebih dahulu.

“Saya yakin masyarakat semua sudah tahu doa berbuka puasa,” ucapnya.

Kemudian yang keempat, dalam melaksanakan ibadah puasa kita diutamakan harus makan sahur dan maksud yang tujuannya itu untuk menambah semangat dan kekuatan kita dalam melaksanakan ibadah puasa.

“Kita kan menahan makan dan minum, karena besok kita akan berpuasa menahan diri tidak makan dan tidak minum. Rasulullah menganjurkan kepada kita untuk sahur, karena dalam sahur itu banyak sekali keberkahannya,” bebernya.

Kemudian Sunnah yang kelima, bagi yang berhadas besar atau yang zunub itu harus mandi wajib. Disunahkan mandi wajibnya sebelum sholat subuh, agar kita melaksanakan puasa itu dalam keadaan suci dan tidak berhadas besar.

“Jadi ketika punya hadas besar lebih baik mandi wajibnya itu sebelum melaksanakan shalat subuh, mungkin bisa setelah kita sahur,” ujarnya.

Keenam, lanjutnya, memperbanyak shodaqoh dan amal-amal kebaikan. Shodaqoh itu dengan apa saja semampu kita karena shodaqoh itu bisa dengan harta, ilmu, tenaga, ide atau pendapat bahkan senyum sekalipun termasuk shodaqoh.

“Kemudian ada yang mengatakan bahwa lagu itu merupakan shodaqoh kenapa? Karena menyenangkan orang. Kata Rasulullah, seutama-utama shodaqoh adalah shodaqoh pada bulan Ramadan. Maka dari itu marilah kita bershodaqoh dan beramal sholeh dan amal-amal baik,” jelasnya.

Kemudian yang ketujuh, ialah sunah memberi makan untuk orang yang sedang berpuasa. Kalau kita memberikan makan kepada orang yang berpuasa insyaallah akan mendapatkan pahala sebanyak orang yang berpuasa yang diberi makan oleh kita.

“Contoh, seumpamanya orang berpuasa mendapat pahala 100 poin umpamanya, maka orang yang memberi makan kepada orang yang puasa tersebut akan mendapat pahala 100 poin juga,” paparnya.

Kemudian sunah yang kedelapan, memperbanyak membaca Al-Quran.

“Hal yang lebih penting selanjutnya kita mengamalkan dari ajaran-ajaran Al-Quran yang telah kita baca tadi,” lanjut dia.

Sunah yang kesembilan, yaitu itikaf, yang artinya diam di mesjid dengan niat untuk melaksanakan ibadah, ibadah apa saja di dalam mesjid entah itu sholat sunah, membaca Al-Quran, wiridan, berdoa, dan lain sebagainya.

“Kaum muslimin yang berbahagia demikian berbagai amalan sunah saat ibadah puasa, semoga bermanfaat dan bisa dilaksanakan dengan baik demi meraih pahala Allah Swt,” tandasnya.(ct9/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button