Today

Amankan Demo Buruh, Polres Cianjur Terjunkan 700 Personel Gabungan

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Polres Cianjur menerjunkan sebanyak 700 personel demi mengamankan aksi demo buruh di Cianjur, Selasa (23/11/2021).

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, hari ini pengamanan demo buruh Cianjur ada di dua titik aksi, yaitu di Pendopo dan Istana Presiden Cipanas.

Ia menuturkan, estimasi buruh di titik Pendopo Cianjur ada sekitar 1.000 orang dan sudah menerjunkan 300 personel pengamanan.

“Sementara untuk di titik Istana Cipanas, kami sudah kerahkan 400 personel yang dibantu dari Polda Jabar dan TNI,” ujar Doni disela-sela Demo, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, aksi demo buruh saat ini berjalan dengan baik, aman, kondusif, tidak ada kerusuhan yang mengakibatkan anarkisme saat demo berlangsung. Sehingga, lanjutnya, aspirasi atau pendapat buruh bisa disampaikan dengan baik.

“Selain itu, kami juga mengimbau kepada semua buruh agar tetap aman dan jangan melakukan kerusuhan. Termasuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan menaati aturan berpendapat. Kami juga tidak mengizinkan buruh melakukan aksi di depan Istana Presiden Cipanas,” bebernya.

Doni menjelaskan, Polres Cianjur juga sudah bernegosiasi dengan Ketua Buruh Cianjur. Ia meminta para buruh tidak menyampaikan aspirasi di depan Istana Presiden Cipanas, tetapi di di Jalur Pertigaan Gadog Cipanas saja.

“Karena yang terpenting ini adalah pendapatnya bisa disampaikan. Apa yang menjadi keinginan para buruh dan kira juga membantu untuk memfasilitasi, karena tugas kita melayani aspirasi ini,” terangnya.

Selain itu, Doni menuturkan, kegiatan aspirasi ini harus menjadi contoh buat masyarakat di Kabupaten Cianjur, karena mereka memperjuangkan untuk nasib masyarakat Cianjur.

“Akan tetapi, saya tekankan. Aspirasi ini harua diperjuangkan dengan cara-cara yang juga baik, agar mendapat simpatik dari masyarakat dan dengan cara tertib serta kondusif,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, massa buruh SPN Cianjur melakukan longmarch di sepanjang Jalan Raya Cipanas dengan membawa berbagai atribut aksi seperti bendera, mobil komando, dan baliho bertuliskan tuntutan untuk kenaikan UMK Cianjur 2022 sebesar 12 persen.

Sementara itu, massa buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), FPSMI, dan PPMI pun melakukan longmarch dan diikuti ribuan motor, mulai dari PT PYI menuju Pendopo Cianjur, Selasa (23/11/2021).

Mereka datang untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Cianjur 2022 sebesar 10 persen sekaligus menagih janji Bupati Cianjur, Herman Suherman untuk memberikan kesejahteraan bagi para buruh.(ren/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button