CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Kabar duka kembali berhembus dari penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Anne Lianne (22), anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 28, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (25/4/2019) sore.

Anne meninggal diduga diduga karena kelelahan dan dikabarkan sempat jatuh sakit pascabertugas di TPS. “Sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit, dokter bilang sih, trombosit almarhumah turun. Namun saya menduga keponakan saya itu meninggal karena faktor kecapean setelah bertugas di TPS,” kata Wandi Kurniawan, paman almarhumah.

Sementara itu Ketua Panwascam Cipanas, Azis, menjelaskan pada Rabu (17/4/2019) lalu almarhumah sempat mimisan saat menjalankan tugas. Meski begitu ia memaksakan diri melaksanakan tugasnya sampai selesai. “Waktu itu dia (almarhumah) bertugas sampai pukul 01.00 WIB dini hari,” paparnya.

Aziz mengatakan, Anne dibawa ke klinik untuk diperiksa kesehatannya pada Kamis (18/4/2019) pagi. Namun Anne dirujuk ke rumah sakit. “Almarhumah saat itu sempat menolak dirujuk ke rumah sakit. Malah dia minta ingin beristirahat saja di rumah bapaknya.

Namun takdir berkata lain, dia menghembuskan napas terakhir di rumah pamannya,” paparnya. (rez/bbs)

Meninggalnya Anne menambah daftar petugas KPPS yang gugur di Cianjur usai bertugas menjadi delapan orang. Berikut daftar anggota KPPS yang meninggal dunia usai menjalankan tugas dalam Pemilu 2019:

  1. Somantri (45) Ketua KPPS 01 Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun
  2. Entis Tisna Sasmita (62), anggota KPPS Perum Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah
  3. Hadiat (65), anggota KPPS 10 Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang
  4. Sutaryat (56), anggota KPPS 08 Desa Margasari, Kecamatan Naringgul
  5. Enjang (48), Anggota KPPS 15 Desa Sukamulya Kecamatan Warungkondang
  6. Apan Sopandi (49), anggota KPPS 10 Desa Gudang, Kecamatan Cikalongkulon
  7. Hamim Hardiansyah (47), Anggota KPPS 31 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cianjur
  8. Anne Lianne (22), anggota KPPS TPS 28, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas