Today

Antisipasi Berbagai Modus Pemudik, Polres Cianjur Turunkan Anjing Pelacak

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Antisipasi modus pemudik yang ingin melintas di wilayah Cianjur-Puncak, Polres Cianjur menurunkan satu ekor anjing pelacak.

Penjagaan hari ketiga penyekatan pada Sabtu (8/5/2021) sudah dilakukan sejak pagi hari di Rest Area Segar Alam Puncak Ciloto dengan melibatkan petugas gabungan. Mulai dari Polres, TNI, Dishub, Satpol PP, Linmas, dan Retana.

Pantauan tim Cianjur Today di lapangan, sudah ada ratusan mobil dan motor yang terjaring pemeriksaan dan diputar balik karena tidak membawa surat bebas Covid-19 atau surat hasil rapid tes antigen.

Penyekatan larangan mudik pun akan dilaksanakan hingga 17 Mei 2021 mendatang, sebagai antisipasi penularan Covid-19.

ANTISIPASI: Antisipasi modus pemudik yang ingin melintas di wilayah Cianjur-Puncak, Polres Cianjur turunkan satu ekor anjing pelacak. (Foto: Rendi Irawan/cianjurtoday.com)

Selain itu, terpantau juga satu ekor anjing pelacak nampak gagah dan lincah memeriksa setiap kendaraan roda empat yang melintas sebagai antisipasi berbagai modus pemudik.

Setelah beberapa lama, anjing pelacak pun langsung dibawa petugas untuk diperbantukan di lokasi lain yang juga membutuhkan pemeriksaan secara intensif.

Sebelumnya diberitakan, Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Eddy Sumitro memantau langsung jalur mudik di sejumlah wilayah Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Cianjur, pada Kamis (6/5/2021).

Kedatangan orang nomor dua di Polda Jabar tersebut untuk memastikan hari pertama penyekatan dan arus kendaraan yang akan melintas atau memasuki Cianjur dilaksanakan dengan baik.

Tak sedikit kendaraan yang diputar balik oleh petugas gabungan, karena tidak bisa menunjukkan surat bebas Covid-19.

ANTISIPASI: Antisipasi modus pemudik yang ingin melintas di wilayah Cianjur-Puncak, Polres Cianjur turunkan satu ekor anjing pelacak. (Foto: Rendi Irawan/cianjurtoday.com)

Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Eddy Sumitro mengatakan, pemantauan dan pengamanan perbatasan ini sesuai dari arahan Presiden RI, Joko Widodo, Mendagri, dan Kapolri.

“Itu sesuai arahan dari pimpinan, kita siapkan 158 titik pos penyekatan di seluruh Jawa Barat,” ujar Eddy kepada Cianjur Today, Kamis (6/5/2021).

Selain itu, ia menjelaskan, pihaknya pun akan mengupayakan agar tidak sampai terkecoh ataupun kecolongan dengan modus-modus yang dilakukan pemudik.

Sehingga, lanjutnya, penjagaan di perbatasan akan dilaksanakan selama 24 jam.

“Petugas akan terbagi menjadi tiga shift, jadi masing-masing delapan jam setiap shift. Jalan tikus juga akan kita jaga secara intensif. Tidak boleh ada celah,” terangnya.

Namun mengenai lonjakan, menurutnya, hingga saat ini belum terlihat cukup signifikan. Akan tetapi, di hari pertama ini sudah ada 200 kendaraan yang diputar balik petugas.

Selama penjagaan ini hingga 17 Mei 2021 mendatang, ada 17 ribu lebih petugas gabungan se-Jawa Barat yang akan berjaga 24 jam di setiap pos penyekatan.

“Namun begitu, ada beberapa pengendara maupun masyarakat yang bisa melintas di perbatasan, seperti orang sakit, ambulans, dan mobil logistik,” tandasnya.(ct6/afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button