CIANJURTODAY.COM, Cilaku – Bingung mau ngemil, tapi nyari dimana? Cemilan Doa jawabannya, yang bisa masuk daftar jajanan favorit kamu.

Cemilan ini merupakan usaha yang telah dirintis seorang wanita muda bernama Rizkia (20), warga Bumi Sirnagalih Permai, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Usaha ini bermula saat ia berjualan saat sekolah, dan kini telah berjalan dua tahun.

Semua berawal dari keisengan mencoba membuat cemilan untuk diri sendiri. Ia pun mendapatkan dorongan dari teman dan mencoba menjualnya meski belum tanpa merek.

“Awalnya dari keisengan ngegabut laper liat cemilan di internet. Besoknya bikin sendiri belanja ke pasar dicoba sama temen. Kata temen juga Alhamdulillah rasanya enak, akhirnya jualan waktu itu engga ada merek.” kata Rizkia saat diwawancara Cianjur Today, Sabtu (20/06/2020).

Pemberian nama produknya pun terinspirasi dari nama sang adik. Hingga memutuskannya memberi nama Cemilan Doa, yang juga menjadi harapan agar bisnis cemilannya akan terus berjalan.

“Inget sama nama adik, singkatannya DOA. Yaudah dinamain aja cemilan doa biar dagangannya langgeng terus. Alhamdulillah sampe sekarang ternyata,” ujarnya.

Cemilan ini berupa makroni spiral dan kerupuk seblak dengan varian rasa. Seperti rasa balado, original, dan pedas. Bisa disesuaikan dengan selera konsumen mulai level pedas satu hingga tiga.

Harga dan Cara Order

Harga setiap pouch atau kantong kemasan makaroni spiral dan kerupuk seblak sangat terjangkau. Terlebih untuk kantok para anak sekolah, yakni dibandrol dengan harga Rp5 ribu per pouch.

Untuk melakukan pemesanann sangat mudah, bisa dilakukan secara online atau pesan dengan menghubungi penjual langsung. Pemesanan bisa dilakukan melalui layanan Shopee, Whatsapp di nomor +6285624826860, atau Facebook Cemilan Doa.

Pesanan dilakukan sehari sebelumnya dan nanti penjual akan mengantar pesanan sesuai alamat pembeli. Dalam sehari, ia bisa memproduksi 10 sampai 25 kantong cemilan sesuai pesanan.

Rata-rata pembelinya tidak hanya para pelajar dan mahasiswa Cianjur. Sering kali juga para pelajar Bandung, terlebih orang yang telah dikenal.

Wanita kelahiran 2001 ini berharap, usahanya terus brkembang dan lancar. Ia merintis usahanya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Namun juga berharap mampu membantu penghasilan orang lain.

“Harapannya pengen tetep jalan usahanya lancar terus. Semoga ini juga bantu orang-orang untuk berpenghasilan kaya jadi reseller atau dropship,” pungkasnya.(ct4/rez)