Today

Banjir-Longsor Terjang Kecamatan Sukanagara dan Takokak Dalam Semalam

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Tanah longsor dan banjir terjadi sekaligus dalam waktu semalam di dua wilayah Cianjur selatan, yakni di Kecamatan Sukanagara dan Takokak, Kabupaten Cianjur, pada Senin (6/9/2021).

Bencana longsor dan banjir yang tersebut tersebut diakibatkan hujan deras yang berlangsung cukup lama di dua kecamatan tersebut.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Moch Irfan Sopyan mengatakan, kejadian tanah longsor yang pertama terjadi pada jam 18.30 Wib di Kampung Cikawung RT 03/RW 04 Desa Sindangsari, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Kronologis kejadian, Senin 6 September 2021, wilayah Sukanagara dan sekitarnya diguyur hujan lebat. Akibat dari hujan tersebut, bangunan warga (bagian dapur) roboh.

“Dari kejadian tersebut, satu kepala keluarga atau empat jiwa mengungsi ke saudara terdekat. Karena apabila belum diperbaiki, akan berpotensi roboh kembali,” ujarnya kepada Cianjur Today, Rabu (8/9/2021).

BENCANA: Bencana banjir-longsor terjang Kecamatan Sukanagara dan Takokak dalam semalam. (Foto: bpbdkabcianjur)

Selain itu, lanjutnya, hal serupa terjadi di Kampung Cikawung Girang RT 02/RW 13 Desa Pasawahan, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur sekitar jam 19.00 Wib.

Kronologis kejadian, berawal dari hujan deras yang cukup lama pada Senin 6 September 2021. Karena tidak ada saluran air, mengakibatkan debit air terus meningkat hingga tebing tanah di Kampung Cikawung Girang tidak dapat menahan air lagi dan longsor pun terjadi.

“Dari kejadian tersebut, satu rumah milik Ahmad (dua KK dan lima jiwa) tertimbun material tanah longsor, sehingga harus mengungsi ke kerabat terdekat,” sebutnya.

Selain itu, satu rumah juga ikut bergeser karena berdekatan dengan rumah yang terkena material longsoran.

“Akibatnya, lima rumah yang berisi lima KK dan 18 orang jiwa terancam,” sambungnya.

Irfan menyebut, bencana banjir juga terjadi hari yang sama, Senin 6 September 2021 jam 19.00 Wib di Jalan Pasawahan Pasir Kupa, Desa Pasawahan, Kecamatan Takokak, Cianjur.

Kronologis kejadian, air meluap ke jalan raya akibat tersumbatnya gorong-gorong, sehingga menggenang sekitar 20 sentimeter.

“Situasi saat ini air sudah surut dan sampah pun sudah dibersihkan oleh warga,” tuturnya.

Langkah penanggulangan dari BPBD, lanjutnya, berkoordinasi dengan aparat Desa Sindangsari, Desa Pasawahan, dan Retana. Selanjutnya melakukan survey lokasi kejadian, melakukan pendataan warga terdampak.

“Selain itu, BPBD Cianjur juga terus mengimbau kepada masyarakat Cianjur, agar selalu waspada terhadap potensi bencana di wilayahnya masing-masing. Karena saat musim hujan, bencana tidak bisa diprediksi,” tutup dia.(ren/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks