Today

Banyak Informasi Salah Soal Vaksin, Pedagang di Pasar Cipanas Sempat Takut Divaksin Covid-19

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Beredarnya informasi salah mengenai vaksin Covid-19 di masyarakat, membuat sejumlah pedagang di Pasar Cipanas takut untuk menjalani vaksinasi. Namun setelah adanya sosialisasi, akhirnya sekitar 250 pedagang bersedia untuk menjalani vaksinasi.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Cianjur, Tohari Sastra mengatakan, memang ada beberapa informasi bahwa para pedagang ini merasa takut untuk divaksin, karena ada berita yang kurang bagus dari orang yang tidak paham tentang manfaat vaksin.

“Tapi kami terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang melalui kepala pasar, DPP K5, tokoh-tokoh masyarakat, dan yang lainnya agar para pedagang pasar yang memenuhi syarat, bersedia untuk divaksin,” ujar Tohari kepada Cianjur Today, Senin (8/3/2021)

Tohari mengatakan, vaksinasi dilakukan demi menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari penyebaran Covid-19, terutama bagi para pengelola dan pedangan Pasar Cipanas.

“Hari ini dan kemarin sudah dilaksanakan vaksinasi bagi para pedagang dan pengelola Pasar Cipanas. Mudah-mudahan dengan adanya program dari pemerintah untuk vaksinasi ini, para pedagang dapat meningkatkan imunitas mereka dengan baik,” jelas Tohari.

Tohari menuturkan, ia sangat senang karena semua pengelola dan para pedagang bersedia untuk menjalani vaksinasi, sehingga harapan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok dapat terbentuk.

“Mudah-mudahan saja mereka yang telah divaksin ini terhindar dari virus Covid-19 dan imunitas mereka semakin terjaga kuat,” kata Tohari.

Selain itu, kata Tohari, jumlah atau kuota yang direncanakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Pasar Cipanas ini sudah disediakan sebanyak 250 vaksin.

“Semoga saja 250 jatah vaksin ini bisa terpenuhi, walaupun dalam kenyataannya jumlah itu masih belum sesuai karena jumlah pedagang di Pasar Cipanas cukup banyak. Nanti kalau ada lagi vaksinnya, kami akan usulkan kembali bagi para pedagang pasar yang belum divaksin,” tutup Tohari.(ct6/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button