CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Usai rotasi mutasi kepala sekolah SD dan SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerima berbagai keluhan. Beberapa kepala sekolah yang telah dilantik pada Selasa (7/1/2020) lalu mengirimkan surat permohonan pindah tugas kepada Disdikbud.

Bahkan, ada pula di antara kepala SD yang mengajukan permohonan tugas ke SD yang belum memiliki pejabat. Hal itu mengingat banyaknya kekeliruan di dalam rotasi mutasi tersebut.

Namun, Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur H Oting Zaenal Mutakin mengatakan, ia sudah menegaskan adanya zonasi dalam rotasi mutasi tersebut.

“Tapi kenapa ada yang dari Sukaresmi ke Selatan, dari Cikalong ke Selatan? Dan, itu orang-orang yang tidak punya kapabel,” tuturnya kepada wartawan, Senin (13/01/2020).

Bahkan Oting mengaku, ada banyak oknum kepala sekolah yang mencoba melakukan suap kepada dirinya melalui pesan WhatsApp. Namun, Oting tidak menanggapinya.

“Banyak yang kirim pesan, ‘Pak saya sudah cair, bapak mau berapa?’. Tapi saya tidak tanggapi hal itu. Saya tidak menerima suap apapun,” ungkapnya.

Untuk menegaskan, para kepala SMP pun disumpah di aula Disdikbud pada, Senin (13/01/2020) kemarin. Oting bersyukur dengan sumpah itu karena dapat menepis isu adanya permainan dalam rotasi mutasi.

“Kalau pun ada permainan, itu dengan sumpah tadi, apabila berbohong bayangkan saya ditanggung dosanya, amalnya yang sudah dan akan datang di kesayakan,” ungkap dia.

Oting mengungkapkan, Disdikbud itu transparan dari segala hal. Bahkan, ia pun menyebut, usulan kepala SD bukan usulan dari pihaknya melainkan bottom up dari berbagai pihak.

“Di Dinas Pendidikan itu transparan semua, baik pembinaan dan lainnya. bahkan, SD saja itu bukan dari saya, tapi dari bottom up. Dari pengawas, PGRI .MKKS, kordik yang lebih tahu siapa yang pantas, dan yang penting dizonasikan,” kata dia.

Oting pun berharap, masyarakat bisa memahami bahwa memang rotasi mutasi beberapa waktu lalu itu bukanlah hasil yang maksimal. Namun, ketika ditanyai soal perbaikan, Oting menegaskan harus menunggu keputusan DPRD.

“Saya tidak bisa mengusulkan, nanti tunggu dari dewan.” tutupnya.(afs/rez)