Today

Bayi SA, Korban Penculikan di Naringgul Lahir Dengan Sehat

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Korban penculikan dan pencabulan selama empat tahun sampai hamil 9 bulan asal Naringgul kini telah melahirkan di Klinik Pratama Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Rabu (13/02/2020). Diketahui SA melahirkan anak laki-laki pada 08.43 WIB.

Hal ini dibenarkan oleh Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda. Ia mengatakan, SA melahirkan secara normal.

“Korban perlindungan anak sudah melahirkan. Tanggal 13 Februari 2020 Jam 08.4 WIB. Melahirkan normal jenis kelamin laki-laki di Bidan Liste Zulhijwati Wulan, AM.keb, SKM,” tuturnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (13/02/2020).

Hingga saat ini belum ada informasi lebih rinci mengenai bayi yang telah dilahirkan oleh SA. Diketahui, SA diantar menggunakan ambulans ketika akan melakukan proses persalinan.

Diketahui, SR (57) melakukan penculikan terhadap SA selama empat tahun sejak tahun 2016 di Kampung Cikareo, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul.

Wakapolres Cianjur, Kompol Jaka Mulyana mengatakan, saat itu pelaku menelepon orang tua korban agar korban dapat memijitnya karena punya keahlian memijit. Diketahui pelaku sudah dipijit oleh korban selama empat kali.

“Permintaan yang kelima kalinya, pelaku menelepon orang tuanya untuk meminta korban memijit. Setelah itu, si korban tidak kembali lagi, setelah tiga hari orang tua korban melakukan pelaporan ke Polsek Naringgul,” tuturnya kepada awak media saat konferensi pers di Mapolres Cianjur, Selasa (28/01/2020).

Selanjutnya pada Kamis (23/01/2020) pukul 13.00 pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa pelaku ada di rumahnya. Polisi pun langsung meringkus pelaku. Jaka pun mengatakan, korban sempat dibawa ke luar kota.

“Jadi informasinya korban selama empat tahun itu dibawa ke luar kota antara Garut dan Bandung. Ketika pada saat penangkapan itu, dia kembali ke rumahnya di Naringgul,” kata dia.(afs)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker