Today

BBM Premium Akan Dihapuskan di 2021, Eddy Suparno: Itu Merupakan Keniscayaan

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Pemerintah berencana menghapus BBM Premium mulai 1 Januari 2021 mendatang. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017 tentang batasan Research Octane Number (RON).

Anggota Komisi VII DPR RI, Eddy Suparno menjelaskan, penghapusan BBM Premium merupakan keniscayaan karena harus adanya peningkatan dalam BBM ramah lingkungan agar membantu membuat lingkungan menjadi lebih berkualitas.

“Sekarang kita lihat ada penurunan konsumsi bbm premium dari sekitar 24 juta kilo liter 2014 menjadi 7 juta saja di 2017 dalam tiga tahun,” tuturnya kepada Cianjur Today, Selasa (23/11/2020).

Selain itu, menurutnya, masyarakat secara berangsur sudah beralih ke BBM dengan oktan yang lebih tinggi yaitu Pertalite dan Pertamax.

“Karena selisih harga antara premium dengan Pertamax dan Pertalite sudah didesain sehingga tidak terlalu lebar. Sehingga masyarakat berangsur pindah,” jelas dia.

Bahkan, lanjut Eddy, di Pulau Jawa yaitu Kabupaten Subang dan Tegal, BBM Premium sudah dihapuskan tanpa ada gejolak apapun di masyarakat.

“Memang harus disiapkan program penghapusan premium itu secara progresif secara bertahap terutama di daerah 3T, terluar, terpinggir, dan terdalam itu harus progresif karena masyarakat di sana masih menggunakan minyak tanah,” ucapnya.

Maka dari itu, Eddy menyebut, dalam penerapan program penghapusan BBM Premium ini harus dilakukan secara selektif. Oleh karenanya program ini direncanakan diterapkan di Pulau Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

“Satu, dilakukan bertahap tidak sekonyong-konyong hilang. Kedua, selisih harga antara premium dengan Pertalite dan Pertamax tidak terlalu lebar. Kita harus melaksanakannya dengan tetap memperhatikan daerah 3T karena daerah itu membutuhkan perlakuan khusus sehingga tidak boleh tiba-tiba hilang dari pasaran,” tandasnya.(afs)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami