Today

Biaya Haji 2022 Naik, Kemenag Jamin Jemaah Berangkat Tahun Ini

CIANJURTODAY.COM, Jakarta – Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2022 di Indonesia mengalami kenaikan. Hal ini tertuang dalam kesepakatan Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi VIII DPR RI dalam rapat kerja berdama di Kompleks MPR/DPR, Senayan Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Anggota DPR RI, Yandri Susanto mengatakan kenaikan biaya ibadah haji ini telah mendapat kesepakatan bersama Menteri Agama, Yaqut Chalil Qoumas.

“Tahun ini, BPIH yang oleh jemaah bayar sebesar Rp39.886.009. Tapi, jemaah haji tak ada pembebanan 1 rupiah,” katanya.

Baca Juga: MUI Cianjur Minta Calon Jemaah Haji Bersabar hingga Pandemi Berakhir

Hal ini berarti ada kenaikan ongkos haji dibandingkan tahun 2018 sampai 2020 lalu yang sebesar Rp35 juta. Namun, Yandri memastikan biaya haji tambahan ini tidak akan membebankan calon jemaah haji.

Bagi jemaah haji yang sudah lunas membayar BPIH tahun 1441 H/2020 M namun masih tertunda pemberangkatannya, tambahan biaya jemaah haji akan dibebankan kepada alokasi virtual account. Karena, masing-masing jemaah telah memilikinya melalui pengelolaan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI.

Yandri menambahkan, adapun penetapan biaya ini berdasarkan asumsi kuota haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M. Sebanyak 110.500 jemaah atau sebanyak 50 persen dari kuota haji tahun 2019 menjadi dasar Kemenag dan DPR menentukannya.

Untuk tahun ini, rencananya terdapat 101.660 jemaah haji reguler dan 8.840 jemaah haji khusus.

Pemerintah Tingkatkan Pelayanan Ibadah Haji

Yandri menerangkan, akan ada peningkatan pelayanan untuk para calon jemaah haji berupa volume makan. Nantinya, di Mekkah dan Madinah jemaah akan mendapatkan tiga kali jatah makan per harinya. Meereka akan tinggal bersama selama 41 hari di Arab Saudi.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan kuota haji sebanyak 1 juta orang yang berasal dari luar Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Baca Juga: Calon Jemaah Haji Cianjur Belum pasti Berangkat ke Tanah Suci Tahun 2021

Meski begitu, belum ada kepastian terkait kuota haji yang Pemerintah Indonesia dapatkan sampai saat ini.

Para calon jemaah haji yang tertunda keberangkatannya pada tahun 2020 lalu mmendapat kepastian berangkat tahun ini oleh Kementerian Agama.

Ini merupakan kali pertama Indonesia bisa kembali mengirimkan jemaah haji setelah dua tahun tertunda karena pandemi.(arm)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button