Today

BMKG: Pesisir Pantai Selatan Jawa Barat Berpotensi Tsunami Tinggi

CIANJURTODAY.COM, Bandung – Kepala BMKG Wilayah II, Hendro mengatakan, bahwa pesisir pantai selatan Jawa Barat memiliki potensi tsunami yang tinggi sebab pesisir tersebut berhadapan langsung dengan zona subduksi. Zona tersebut juga dikenal dengan megathrust, jalur subduksi lempeng bumi yang sangat panjang, tetapi relatif dangkal.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk Potensi Multi Bencana Hydrometeorologis dan Aktivitas Kegempaan dan Tsunami di Wilayah Jawa Barat, Minggu (24/1/2021).

“Hampir semua pantai selatan Jawa Barat punya potensi tsunami sangat tinggi karena berhadapan langsung dengan subduksi atau megathrust mulai dari Pantai Pelabuhan Ratu, Pantai Selatan Cianjur, Pantai Selatan Garut, Pantai Selatan Tasikmalaya, hingga Pangandaran,” ujar Hendro, Minggu (24/1/2021).

Sepanjang Januari 2021, Jawa Barat telah diguncang 79 gempa bumi dan data tersebut terekam hingga 24 Januari 2021.

“Kondisi seismisitas kegempaan di Januari 2021 untuk wilayah Jawa Barat terekam sampai hari ini 24 Januari 2021 sebanyak 79 gempa dengan empat dirasakan di Banten, Sukabumi, Garut, dan Tasikmalaya,” jelas Hendro.

Lebih jauh ia menjelaskan, ada enam sesar aktif di Jawa Barat yang membuat wilayah yang dilaluinya berpotensi terjadi gempa tinggi. Pertama sesar Cimandiri meliputi pelabuhan ratu, Sukabumi, Cianjur, hingga Padalarang.

“Sesar Citarik meliputi Pelabuhan Ratu, Bogor dan Bekasi. Sesar Cipaminggis meliputi bagian timur Sukabumi dan wilayah Cianjur. Sesar Lembang, ini yang ditunggu pusat perhatian kita sesar lembang ini meliputi Cimahi, Lembang dan Kota Bandung,” kata Hendro.

Kemudian, lanjut Hendro, ada juga sesar Gasela meliputi Garut dan sekitarnya. Serta sesar Balibis meliputi Majalengka, Kuningan, Subang Selatan, dan Purwakarta.(ct7/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker