Trending

Boikot Saiful Jamil Trending, Warganet Ramai Isi Petisi di change.org

CIANJURTODAY.COM, Jakarta – Kata kunci Boikot Saiful Jamil trending di Twitter sejak Jumat (3/9/2021) hingga Kamis (4/9/2021) siang ini.

Pasalnya, aksi penolakan terhadap Saipul Jamil terus bermunculan hingga muncul petisi di laman change.org yang berisi ajakan Boikot Saiful Jamil.

Petisi tersebut pun berjudul “Boikot Saipul Jamil Mantan Narapidana Pedofilia Tampil di Televisi Nasional dan YouTube”.

Jumlah orang yang menandatangani petisi tersebut terus bertambah. Hingga Sabtu (4/9/2021) jam 11.16 Wib, petisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 143 ribu orang, dari 150 ribu. 

Petisi yang dibuat akun Lets Talk and Enjoy itu, selain mengajak untuk boikot, petisi itu juga memuat keterangan terkait perjalanan kasus pencabulan anak di bawah umur dan suap yang menjerat Ipul hingga dijebloskan ke penjara. 

“Pada 2016, Saipul divonis hukuman penjara di dua kasus. Pada 14 Juni 2016, Pengadilan Negara Jakarta Utara menjatuhkan hukuman 3 tahun kepada Saipul Jamil. Kala itu, hakim menyatakan pedangdut itu terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul karena mencabuli korban yang tinggal di rumahnya, dan korban saat itu masih usia dini. Vonis 3 tahun itu diperberat di tingkat banding. Hukuman Saipul Jamil di kasus pencabulan menjadi 5 tahun penjara,” tulis akun tersebut. 

“Selain kasus pencabulan, Saipul Jamil juga diadili di kasus suap. Pangkal masalahnya adalah Saipul lewat pengacaranya menyogok majelis hakim. Belakangan, duit suap itu hanya dinikmati panitera pengganti Rohadi. Pada 2017, Saipul Jamil divonis 3 tahun bui. Saipul Jamil terbukti bersalah menyuap majelis hakim di PN Jakarta Utara sebesar Rp 250 juta. Hakim menyatakan uang Rp 250 juta dari rekening Saipul untuk mempengaruhi hakim PN Jakarta Pusat dalam putusan hakim dalam perkara pencabulan,” lanjutnya. 

Pada 2 September 2021, Saipul Jamil resmi bebas dari Lapas Cipinang, setelah mendapatkan remisi sebanyak 30 bulan. Kebebasan Ipul disambut orang-orang terdekatnya dengan sangat meriah, bahkan terekspresikan melalui kalungan bunga. 

“Mengapa bisa mantan narapidana pencabulan anak usia dini masih bisa tampil dan disambut meriah ketika keluar dari penjara? Bahkan Saipul Jamil mengeluarkan lagu baru ketika keluar dari penjara, sangat yakin sekali dalam waktu dekat, dia bakal kebanjiran job, berbagai stasiun TV akan banyak yang mengundang demi rating semata. Sementara korban masih bergumul dengan trauma dan rasa takutnya,” paparnya. 

“Jangan biarkan mantan narapidana pencabulan anak diusia dini (pedofilia) masih berlalu-lalang dengan bahagia di dunia hiburan, sementara korbannya masih terus merasakan trauma. Sungguh sangat berharap stasiun televisi melakukan hal yang sama dengan memboikot mantan narapidana pencabulan anak diusia dini (pedofilia) muncul. Semoga petisi ini membuahkan hasil yang memuaskan,” tandas petisi tersebut.

Komentar Warganet Terkait Boikot Saiful Jamil

“Bagi yang masih ragu Boikot Saiful Jamil kalau ada waktu, aku rekomendasikan buat nonton drama korea Voice Season 2 Episode 3 tentang pedofilia. Dari episode tersebut di jelaskan kenapa pelaku pedofilia bahkan tidak bisa direhabilitasi dan risiko tinggi adanya pelanggaran kedua,” tulis tastelessgirls21.

“Komisi Penyiaran Indonesia bisa edukasi televisi dan sedikit lebih keras kan soal ini. Katanya menampung aspirasi rakyat. Mosok seruan boikot Saiful Jamil ga digubris. KPI bisa kok kurangi panggung org itu. Citra KPI lagi buruk banget, ayolah lakukan sesuatu yg berguna,” ucap FriendlyFrost.

“Dear pelaku entertaiment dan Komisi Penyiaran Indonesia, tolong jangan sok buta matanya. Baca nih, ini masalah serius jangan tutup mata kalian. Eh tapi kalian kan kaumnya cheon seojin sama jo dan tae, kalau gak mau dihujat tolong Boikot Saiful Jamil,” tutur makeuregal.

“Korban nya healing bertahun-tahun bahkan sampai seumur hidup pun belum tentu hilang. Pelaku dapat perlakuan megah bak bangsawan atau pahlawan yg menang di medan perang, miris sekali. Boikot Saiful Jamil, Tandatangani Petisi! via @ChangeOrg_ID,” papar Agustiinass.

(sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button