Today

Bupati Cianjur Minta Pemotongan Bansos Dilaporkan, DPRD: Jangan Cuma jadi Penonton!

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Kasus pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) menarik perhatian para pemangku jabatan di Kabupaten Cianjur. Sebelumnya, KPM di tiga kecamatan wilayah Cianjur selatan menjadi korban pemotongan bansos.

Menurut kabar yang tersiar, kecamatan yang ditemukan ada pemotongan bansos antara lain, Kecamatan Sindangbarang, Agrabinta, dan Kadupandak.

Bupati Cianjur, H Herman Suherman menegaskan, apabila ada temuan pemotongan bansos, maka harus segera dilaporkan beserta buktinya.

“Jika ada buktinya, bikin laporan dan silakan laporkan,” ujar Herman kepada Cianjur Today, Selasa (3/8/2021).

Selain itu, ia pun berjanji akan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang sengaja memotong bansos untuk masyarakat.

“Iya kalau ada bukti-buktinya yang jelas akan kena sanksi,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Cianjur, Sahli Saidi mengatakan, pemerintah pusat sudah mewanti-wanti agar bansos tidak dipotong sepeser pun.

“Karena ini masalah masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 dan PPKM, kalau dipotong jelas akan ada sanksi pidana,” tegas dia.

Sahli menjelaskan, Pemkab Cianjur dan kepolisian bisa dan harus turun tangan jika mendapati informasi pemotongan bansos.

“Harus turun tangan jangan cuma jadi penonton,” jelas dia.

Ia mengatakan, masyarakat bisa saja takut atau sedang terkena intimidasi ketika hendak melapor. Selain itu, informasi kini bisa dengan cepat dan mudah melalui media sosial.

“Nanti suatu saat kita akan sidak ke lokasi, mudah-mudahan akan ada sidak ke lapangan dalam waktu dekat ini,” tandas dia.(afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks