Today

Butuh Rp1,5 Miliar Untuk Bangun Pasar Ciranjang Usai Kebakaran

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Pembangunan pasar darurat di Pasar Ciranjang setelah kebakaran membutuhkan biaya sekitar Rp1,5 miliar. Sebab, sampai saat ini pembangunan pasar masih tersendat biaya.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdagin) Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra mengatakan, lokasi kebakaran masih dipasang garis polisi oleh pihak kepolisian.

“Dan, masih belum bisa kita buka. Nanti setelah dibuka police line nya akan dibersihkan sampah-sampahnya dan tempat itu akan dikosongkan dulu,” tuturnya, Kamis (17/09/2020).

Selain itu, ia menjelaskan, pembangunan ulang pasar Ciranjang hingga kini masih belum pasti, khususnya soal anggaran. Namun, pihaknya telah mengusulkan ke pihak provinsi untuk pembangunan itu. Rencananya, tahun 2021 akan ada bantuan untuk pembangunan pasar Ciranjang.

“Mudah-mudahan ada lah. Korban yang kiosnya terbakar kami akan siapkan pasar darurat dan memang belum di bangun. Mudah-mudahan awal Oktober kami bisa mulai membangun pasar darurat rencananya 1.000 kios. Kalau yang los sudah ditempatkan sesuai dengan tempatnya sekitar 400 los,” jelas dia.

Pihaknya pun akan melakukan pengecekan bagi pedagang pasar Ciranjang yang kios ya kebakaran dan masih belum mendapatkan los. Ia pun menjelaskan, banyak di pedagang itu memiliki lebih dari satu kios, seperti ada yang punya tiga.

“Tapi nanti untuk pembangunan pasar yang definitifnya saya kira sesuai dengan APK yang ada. Yang dilakukan saat ini kami sedang memebenteng yang belakang, yang di pakai untuk los di bikin. Kemudian sedang mngajukan anggaran untuuk pembuatan pasar darurat. Anggaran yang dibutuhkan untuk pasar darurat kurang lebih 1,5 miliar. Mudah-mudahan itu cukup lah.” tukasnya.(afs)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker