Nasional

Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Cianjur Masih Jauh dari Target, Satgas: Baru 32 Persen!

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Vaksinasi menjadi salah satu upaya untuk mencegah pandemi, tapi cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cianjur nyatanya masih jauh dari target. Ini karena lambatnya distribusi vaksin.

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, cakupan vaksinasi Covid-19 di Cianjur baru mencapai 32 persen. Dosis pertama 22 persen dan dosis kedua sebanyak 10 persen.

“Belum bisa melampaui target. Karena target pemerintah pusat untuk dosis satu saja sebesar 70 persen. Harusnya sih, dosis kedua juga bisa mengikuti,” ujarnya kepada Cianjur Today, Senin (4/10/2021).

Yusman mengungkapkan, saat ini total vaksinasi di Cianjur untuk dosis pertama 419 ribu dan dosis kedua 200 ribu. Sehingga, total sudah ada 619 ribu vaksin yang sudah disuntikan dari target 1,9 juta masyarakat Cianjur.

“Saat ini, stok vaksin Covid-19 yang tersedia hanya berjumlah 29 ribu dosis vaksin Sinovac,” jelasnya.

Menurutnya, vaksin itu sudah didistribusikan ke-47 puskesmas dengan porsi yang berbeda-beda. Hal tersebut dihitung berdasarkan jumlah penduduk kecamatan dan dibagi penduduk kabupaten, kemudian dikali 29 ribu vaksin.

“Saat ini yang menjadi kendala itu vaksinnya nggak ada, ini juga hanya untuk cukup dua hari. Karena satu hari kita harus melaksanakan vaksinasi sebanyak 18 ribu dosis, jadi nggak cukup dua hari juga,” terang Yusman.

Cianjur Terima Bantuan Vaksin Pfizer dari Bandung

Bahkan, sambungnya, Kabupaten Cianjur sempat mendapatkan suplai vaksin Covid-19 jenis Pfizer dari Kabupaten Bandung yang telah melaksanakan refocusing vaksin.

Hal ini dikarenakan, jumlah vaksin yang dikirim ke Kabupaten Bandung lebih besar ketimbang ke Kabupaten Cianjur.

“Kami akan terus koordinasi terutama dengan Dinas Pariwisata Jawa Barat yang menjadi LO kami di provinsi, untuk segera mengirimkan vaksin tambahan,” ungkap Yusman.

Satgas Siapkan Sentral Vaksinasi di Taman Bunga Nusantara

Pekan ini, kata Yusman, pihaknya sedang mengembangkan satu sentral vaksinasi Covid-19 tambahan yang berlokasi di Taman Bunga Nusantara. Setelah sebelumnya, sentral vaksinasi berada di Gelanggang Generasi Muda (GGM) dan Gedung Pramuka.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di tiga sentral itu akan dilakukan setiap hari. Mulai dari Senin sampai Kamis,” terang Yusman.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat biasanya mengirim vaksin Covid-19 seminggu sekali. Akan tetapi, jumlah yang diberikan masih sama yaitu sekitar 10 ribu dosis.

“Kita terus mengajukan vaksin, baik ke pusat maupun provinsi untuk mendapatkan jumlah yang lebih banyak. Idealnya itu 90 ribu dosis untuk lima hari. Tapi sekarang dengan kecepatan vaksinasi 12 ribu per hari, kami hanya bisa melaksanakan selama sehari setengah saja,” paparnya.

Diketahui, di Cianjur sendiri sudah ada lima jenis vaksin yang sudah di suntik kan pada masyarakat. Di antaranya, Sinovac, AstraZeneca, Moderna, Sinopharm, dan Pfizer.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button