Tips, Trik, dan Tutorial

Cara dan Contoh Penulisan Gelar Yang Benar Sesuai PUEBI

CIANJURTODAY.COM – Bagi orang yang mengenyam pendidikan tinggi, mereka akan mendapatkan tambahan gelar pada namanya, oleh karena itu, pentingnya memerhatikan cara penulisan gelar yang benar dan sesuai.

Terdapat aturan dalam penulisan gelar yang harus diketahui agar tidak terjadi kesalahan. Pedoman penulisan gelar telah termuat dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Karena gelar tersebut mengandung suatu informasi yang mungkin penting bagi orang lain. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan nama gelar dan menghindari kesalahpahaman bagi orang lain.

Cara Penulisan Gelar Sesuai PUEBI

Dalam menulis gelar pada nama, tentunya tidak sembarangan. Terdapat aturan dan cara penulisan gelar yang sesuai dalam PUEBI yang kini berlaku di Indonesia. Aturan tersebut harus kita ketahui dan lakukan penerapannya sebaik mungkin dalam penulisan, yakni sebagai berikut.

• Gelar ditulis sebelum atau sesudah nama pemilik gelar
• Gelar ditulis menggunakan tanda titik antara satu huruf dengan huruf yang lain pada singkatan gelar
• Nama orang yang menyandang gelar dengan gelar yang dimiliki dipisahkan menggunakan tanda koma
• Apabila gelar yang dimiliki lebih dari satu, maka harus dipisahkan menggunakan tanda koma antara gelar yang satu dengan yang lain

Disamping itu, dalam penulisan gelar ada hubunganya dengan penulisan akronim. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan akronim yaitu sebagai berikut.

• Jumlah suku kata pada akronim tidak boleh melebihi jumlah suku kata yang lazim pada kata Bahasa Indonesia
• Akronim dibentuk dengan mengindahkan keserasian antara kombinasi vocal dengan konsonan sesuai dengan pola kata Indonesia yang lazim digunakan

Contoh Penulisan Gelar Yang Benar

Supaya lebih jelas, yu! kita lihat dan aplikasikan langsung. Seperti dikutip dari Kemendikbud, berikut ini beberapa contoh penulisan nama gelar dan singkatannya yang berlaku dan sesuai.

Penulisan Gelar Program Diploma yang Benar

• Diploma satu (D1), untuk profesional ahli pratama disingkat menjadi A.P
Contohnya; Yulia Amel, A.P.Par. (Ahli Pratama Pariwisata)
• Diploma dua (D2), untuk profesional ahli muda disingkat menjadi A.Ma
Contohnya; Yulia Amel,A.Ma.Pd. (Ahli Muda Pendidikan)
• Diploma tiga (D3), untuk profesional ahli madya disingkat menjadi A.Md
Contohnya; Yulia Amel, A.Md.Bid. (Ahli Madya Kebidanan)

Cara Menulis Gelar Sarjana (S1)

• S.P. = Sarjana Pertanian
• S.Pd. = Sarjana Pendidikan
• S.Pd.I. = Sarjana Pendidikan Islam
• S.Psi. = Sarjana Psikologi
• S.Pt. = Sarjana Peternakan
• S.E. = Sarjana Ekonomi
• S.Ag. = Sarjana Agama
• S.Fil. = Sarjana Filsafat
• S.Fil.I. = Sarjana Filsafat Islam
• S.H. = Sarjana Hukum
• S.H.I. = Sarjana Hukum Islam
• S.Hum. = Sarjana Humaniora
• S.I.P. = Sarjana Ilmu Politik
• S.Kar. = Sarjana Karawitan
• S.Ked. = Sarjana Kedokteran
• S.Kes. = Sarjana Kesehatan
• S.Kom. = Sarjana Komputer
• S.K.M. = Sarjana Kesehatan Masyarakat
• S.S. = Sarjana Sastra
• S.Si. = Sarjana Sains
• S.Sn. = Sarjana Seni
• S.Sos. = Sarjana Sosial
• S.Sos.I. = Sarjana Sosial Islam
• S.T. = Sarjana Teknik
• S.Th. = Sarjana Sarjana Tekniktheologi
• S.Th.I. = Sarjana Theologi Islam

Penulisan Gelar Magister (S2) yang Benar

• M.Ag. = Magister Agama
• M.E. = Magister Ekonomi
• M.E.I. = Magister Ekonomi Islam
• M.Fil. = Magister Filsafat
• M.Fil.I. = Magister Filsafat Islam
• M.H. = Magister Hukum
• M.Hum. = Magister Humaniora
• M.H.I. = Magister Hukum Islam
• M.Kes. = Magister Kesehatan
• M.Kom. = Magister Komputer
• M.M. = Magister Manajemen
• M.P. = Magister Pertanian
• M.Pd. = Magister Pendidikan
• M.Pd.I. = Magister Pendidikan Islam
• M.Psi. = Magister Psikologi
• M.Si. = Magister Sains
• M.Sn. = Magister Seni
• M.T. = Magister Teknik

Cara Menulis Gelar Doktor (S3)

Sedangkan bagi gelar doktor (S3) lulusan dari perguruan tinggi dalam negeri penulisannya disingkat menjadi Dr. (Doktor) yang diletakkan di depan nama penyandang gelar. Meskipun bidang keilmuannya berbeda-beda gelar untuk S3 tetap sama. Hal tersebut berbeda dengan gelar yang disingkat “dr.”

”Untuk seseorang yang ahli dalam bidang medis (dokter). Misalnya, contonya adalah : Dr. Vina Yulaika.

Penulisan Gelar Rangkap yang Benar

Seringkali seseorang memperoleh gelar lebih dari satu. Hal ini umum terjadi karena yang bersangkutan lulus dari perguruan tinggi dengan bidang keilmuan yang berbeda. Seperti dikutip dari Pembelajar, dalam penulisannya diurutkan berdasarkan urutan tahun perolehan. Contoh penulisannya bisa kamu lihat berikut ini.
• Yulia Amel, S.Pd., S.E.
• Yulia Amel, S.H., M.Psi.

Gelar mengandung informasi yang penting sehingga dalam cara menulis gelar harus benar dan sesuai. Tentunya sesuai dengan PUEBI yang berlaku di Indonesia saat ini.(ct4/afs)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker