CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Kehilangan pekerjaan tidak membuat semangat untuk terus berjuang luntur. Itulah yang dilakukan Gisman Akrab Fahrian, usai keluar dari pekerjaannya di salah satu perusahaan di Cianjur.

Dengan pesangon yang ia terima usai dirumahkan, Gisman pun memberanikan diri untuk membuka usaha kedai kopi. Hal itu demi mencari rupiah setelah kehilangan pekerjaannya.

“Pesangon yang dikasih itu Rp17 juta. Yang dipakai buat modal usaha itu total ada sampai Rp8 juta,” tuturnya kepada Cianjur Today, Senin (15/06/2020).

Namun, tidak serta merta ia dapat menjadi seorang barista peracik kopi. Gismab pun mengikuti pelatihan dalam program prakerja.

“Awal di prakerja ikut kursus barista. Soalnya memang sebenarnya tak ada pengalaman di dunia kopi,” jelas dia.

Usai menjalani pelatihan sebagai barista, Kedai Geace General Coffee pun mulai melebarkan sayapnya di dunia UKM Cianjur. “Baru seminggu didirikannya,” ucap dia.

Kedai kopi yang berada di Jalan Pangeran Hidayatullah, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur ini terkesan minimalis.

“Bukanya dari pukul 10 sampai 10 malam. Udah bisa jual online di WA 085795315704,” sebutnya.

Kopi yang dijual di sini dibilang terjangkau mulai dari Rp2 ribu hingga Rp15 ribu. Bukan hanya kopi seperti V60 classic, dan Capuccino, kopi saschet pun dijual di sini.

Ia pun berharap, bisa menjadikan usahanya itu sebagai sampingan sambil mencari pekerjaan baru. “Harapannya, nunggu Covid-19 mereda, lalu cari kerja dan ini dijadikan sampingan.” tukasnya.(afs/rez)