Today

Cerita Sedih Asep, Tinggal di Rumah Reyod, Kedua Tangan Melepuh Terbakar

CIANJURTODAY.COM, Ciranjang – Kedua tangan Asep Taupik Hidayat (15) warga Kampung Pasir Awitali RT 02/RW 12, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur mengalami luka bakar serius hingga melepuh.

Peristiwa itu bermula ketika putra kedua pasangan suami istri almarhum Toha dan Ade Dedah itu sedang membakar sampah yang tak jauh dari rumahnya pada Sabtu (15/5/2021) lalu.

Saat itu penyakit epilepsi Asep kambuh hingga jatuh tersungkur pada bara api yang sedang menyala. Kedua tangannya mengalami luka bakar serius. Ia pun langsung dibawa ke Puskesmas Ciranjang dan dirujuk ke RSUD Cianjur.

Korban dirawat di RSUD Cianjur selama enam hari dan disuruh berobat jalan ke Puskesmas Ciranjang. Namun karena faktor ekonomi, selama anjuran berobat jalan terkendala.

Setelah diganti perban yang kedua kalinya, Asep tak pernah lagi dibawa ke puskesmas. Kedua tangannya melepuh hingga sekarang. Asep menangis meraung-raung menahan kesakitan setiap malam.

“Jangankan untuk berobat Asep ke rumah sakit, untuk makan sehari-hari juga saya merasa kesulitan,” kata ibu Asep, Ade Dedah, Jumat (18/6/2021).

Mereka tinggal di gubuk reyot berukuran sekitar 6 x 4 meter yang terbuat dari kayu dan bambu yang ditutupi bilik.

Selain sudah miring ke kanan, sudah banyak genting yang pecah. Ketika hujan turun mereka harus ektra sibuk mencari wadah untuk menampung air yang bocor dari atas genting.

“Saya sudah tidak memikirkan rumah reyot, ingin kedua tangan Asep lekas sembuh karena kasihan tiap hari merintih kesakitan,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ) Ciranjang, Rukman Samsudin (44) menambahkan, Asep Taupik Hidayat merupakan warga binaan YRPJ yang sudah dikembalikan pada pihak keluarga.

Namun selain terganggu jiwanya juga menderita penyakit epilepsi. Dengan keadaan sekarang yang kedua tangannya melepuh, maka akan diupayakan untuk berobat ke RSUD Cianjur. Namun itu pun masih mencari donasi pihak lain.

“Selain itu rumahnya juga perlu perbaikan. Diharapkan pada Pemkab Cianjur segera menurunkan bantuan pembangunan rumah tidak layak huni,” pungkasnya.(asi/rez)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button