OpiniOTW PENDOPO 2020

Cianjur butuh Pemimpin Muda, Siapakah Kuda Hitamnya?

Penulis: M. Herry Wirawan, SE., M.Si. (Direktur Eksekutif JSP)

Pemimpin itu setidaknya harus berani berbuat banyak, berani keluar dari zona nyaman, berani melakukan terobosan kebijakan yang signifikan. Jiwa yang berani menawarkan masa depan dan hidup di zaman kekinian adalah sosok kaum muda. Apalagi di Era Industri 4.0 dan kondisi Negara yang sedang mengalami bonus demografi dimana usia muda lebih banyak daripada usia yang sudah lanjut.

Muda adalah kekuatan, apalagi muda dengan disertai potensi keilmuan dan pengalaman dalam dunia manajerial serta kepemimpinan. Tentu tak salah jika perlu diberi kesempatan bahkan didorong untuk berada di garda terdepan dalam membawa perubahan.

Dalam tatanan pemerintahan yang masih serba “ngejelimet” dan “ngagerejed” perlu terobosan program yang menguatkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara luas. Kebijakan yang kreatif dan inovatif, bukan rutinitas birokrasi, bukan seremonial pelaksanaan program pusat semata.

Dari berbagai sosok muda di Indonesia terbukti banyak yang terjun ke politik dan memberi kontribusi yang nyata dalam membenahi negeri ini. Katakan saja sosok Ridwan Kamil yang seorang teknokrat/insinyur sukses dari ITB sekarang ngabdi di politik. Sosok Sandiaga Uno yang mumpuni sebagai pengusaha juga ngabdi di politik.

Emil Dardak yang cerdas jebolan luar negeri memilih ngabdi di politik. Sosok AHY yang cemerlang di militer juga ngambil pensiun dini dan ngabdi pula di politik. Mereka adalah sedikitnya contoh karakter muda yang berani tampil beda dan peduli terhadap kondisi negeri ini dengan terjun ke politik.

Latar belakang mereka berbeda-beda namun bukan dari kalangan politisi murni maupun birokrasi namun mampu terjun ke politik dan memimpin daerahnya. Baik ada yang sebagai bupati, walikota, wakil gubernur, gubernur bahkan ketua umum partai.

Bagaimana dengan kepemimpinan di Cianjur?

Gagasan program pembangunan infrastuktur, pemberdayaan ekonomi, pelayanan pendidikan, dan kesehatan tentu harus muncul dengan sentuhan kebijakan lokal yang penuh percepatan sesuai kebutuhan Cianjur. Tantangan itu perlu dijawab dengan sentuhan muda yang berintegritas dan berkapasitas.

Perlu pemimpin muda , fresh pemikirannya , fresh semangatnya, gesit gerakannya, mantap terobosannya. Sosok yang teruji kecerdasannya, ketegasannya, keuletannya, kepeduliannya termasuk kesolehannya dalam memimpin Cianjur ke depan.

Dari berbagai wajah bakal calon bupati Cianjur yang muncul, ada satu yang menarik dan perlu diperhitungkan di bursa bakal calon Bupati Cianjur 2020. Sosoknya terhitung sangat baru, namun selain masih muda kelahiran tahun 1985, dia juga jebolan Akademi Angkatan Udara dan Tekhnik Industri ITB.

Pengalaman diluar negeri, pendidikan di militer, termasuk pengalaman organisasi dan kemampuannya dalam manajerial perusahaan yang dia rintis sudah tidak diragukan lagi. Hal itu telah membentuk jati dirinya yang kuat sebagai pemimpin milenial.

Menguasai 5 bahasa, hafal banyak hadits dan hafid Al Quran tidak pernah membuat dirinya besar kepala. Di luar itu semua kerendahan hati dan keharmonisannya dalam memimpin keluarga yang taat dan bersahaja menjadi poin yang sangat penting.

Siapakah dia? Diusung dari partai mana? Mampukah menjadi kuda hitam melawan petahana? Mari kita lihat perjalanan dan hasilnya nanti di Pilkada Cianjur 2020.(*)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker