Today

Corona Menggila! Ridwan Kamil Tambah 2.400 Tempat Tidur ke RS Rujukan Covid-19

CIANJURTODAY.COM, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menambahkan sebanyak 2.400 tempat tidur baru ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Bandung.

Hal tersebut sebagai upaya antisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang terus meningkat.

Seiring dengan angka keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di Jabar yang sudah mencapai 81,96 persen per 19 Juni 2021.

“Sesuai dengan prosedur kedaruratan Covid, 2.400 tempat tidur ini menambahi rata-rata 20 persen menjadi 30 persen dari total 54 ribu tempat tidur di RS seluruh Jawa Barat,” ujar Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengutip dari akun Instagramnya, Sabtu (19/6/2021).

Ridwan Kamil menegaskan, tidak betul ada istilah RS akan kolaps. Karena saat ini masih ada 70 persen tempat tidur yang belum dikonversi untuk menangani pasien Covid-19.

“Semoga tidak kejadian,” singkatnya.

Selain itu, Pemprov Jabar juga sudah meminta agar pihak rumah sakit rujukan bisa menambah kapasitas tempat tidur pasien sebesar 30 persen.

Namun, lanjutnya, apabila jumlah tersebut belum cukup, tentunya ada penambahan kembali dan risiko terburuknya adalah perlu mendirikan rumah sakit darurat Covid-19.

“Sekarang kebijakannya ke 30 persen, terus kalau kurang, naik lagi ke 40 persen. Kalau perlu 50-60 persen dari total kapasitas, baru masuk ke tahap berikutnya, yaitu membuat rumah sakit darurat dan mulai konversi hotel menjadi tempat isolasi,” paparnya.

Ridwan Kamil Tambah 2.400 Tempat Tidur ke RS Rujukan Covid-19

Ridwan Kamil menyebut, klaster libur dan mudik Idul Fitri menjadi penyebab lonjakan Covid-19 yang saat ini meningkat.

“Kenapa kita larang mudik itu maksudnya agar tidak terjadi seperti ini, karena penanganan Covid harus dua arah. Nggak bisa hanya pemerintah saja, tanpa ketaatan dari masyarakatnya,” ungkapnya.

Ia pun berharap, Covid-19 masih bisa terkendali melalui kapasitas 30 persen tempat tidur rumah sakit.

“Semoga makin lebih terkendali di minggu-minggu mendatang, melalui PPKM Mikro dan makin disiplinnya kita menjalankan proses 5M,” jelasnya.

Mengutip laman pikobar.jabarprov.go.id yang update pada Minggu, (20/6/2021) pukul 05.30 Wib.

Rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar hanya memiliki sebanyak 15.185 tempat tidur dan yang sudah terisi ada 12.446.

Sementara itu, jumlah positif Covid-19 di Jawa Barat sudah mencapai 342.559 kasus.

Pasien yang masih menjalani isolasi/perawatan sebanyak 27.782 orang dan yang selesai menjalani isolasi/sembuh sebanyak 310.230 orang.

Selanjutnya, kontak erat ada 459.558 kasus, masih dikarantina sebanyak 12.912 orang, discarded sebanyak 446.646 orang, dan jumlah pasien meninggal dunia ada sebanyak 4.547 orang.(sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button