Today

Demokrat Berikan Kesempatan Kedua Uji Komptensi Balon Bupati

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – DPC Partai Demokrat akan memberikan kesempatan kedua bagi Bakal Calon (Balon) Bupati Cianjur 2020 – 2025 untuk mengikuti uji kompetensi selanjutnya sampai akhir Maret 2020. Hal ini disampaikan langsung oleh ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Yadi Mulyadi.

“Bagi yang tidak ikut ini akan diberikan kesempatan sampai akhir Maret setelah dikasih kesempatan kedua ternyata masih tidak, nanti hasil scoring berbeda.” tuturnya saat uji kompetensi Bacalon Demokrat di Hotel Yasmin, Sabtu (08/02/2020).

Yadi mengungkapkan, sebagian balon yang tidak ikut uji konpetensi memberikan pemberitahuan kepada pihak panitia. “Seperti dokter Cecep jan karena ibunya sakit kita apresiasi memang harus seperti itu jadi anak yang sholeh,” tuturnya.

Uji kompetensi tersebut bukan hanya paparan visi misi, psikotes, dan interview tapi sampai hasil survei keluar. “Dan ini perseorangan. Sampai akhir Maret masih dinamis, kalau survei kedua sudah bentuk pasangan bukan lagi uji kompetensi,” kata dia.

Sekitar dua minggu yang akan datang rencananya akan digelar debat antar kandidat. “Untuk tahapan uji kompetensi. Kita di luar hasil survei ada skoring dari mulai penjaringan, pembukaan, terus mengisi syarat administrasi, sampai uji kompetensi yang paparan visi misi, psikotes, dan interview itu ada skoring.” pungkasnya.

Bisa Diikuti Partai Lain

Koordinator tim penguji dari Universitas Suryakancana (Unsur) dalam uji kompetensi Bacalon Demokrat, Dedi Mulyadi, mengatakan, Partai Demokrat melakukan uji kompetensi yang sangat konsumtif Artinya Partai Demokrat ingin bakal calon yang akan didorong oleh partai itu tidak boleh seperti membeli kucing dalam karung. “Saya kira yang seperti ini bisa diikuti oleh partai yang lain,” kata dia.

Dedi menyebut, dari sisi kualitas, pihaknya sempat berdebat tentang mengelaborasi visi misi yang tidak terbatas. Tim Partai Demokrat ingin memastikan bahwa visi misi itu layak untuk dijual. Selain itu, ia menilai, penyajian visi misi para bacalon cukup familiar sehingga tidak ada sekat antara tim penguji.

“Artinya bahwa kita memahami tugasnya masing-masing dan pada akhirnya kita akan bergerak sesuai dengan kapasitas masing-masing. Ingin memastikan bahwa bakal calon yang akan diusung oleh partai Demokrat itu adalah bakal calon yang betul-betul layak untuk dijual dalam kontestasi politik di Pilkada tahun 2020.” pungkasnya.(afs/rez)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks