Today

Destinasi Wisata Cianjur Mulai Dibuka, Disparpora Belum Targetkan PAD: Masih Pemulihan

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Sejumlah destinasi wisata di Cianjur sudah mulai dibuka kembali sejak Cianjur ditetapkan masuk PPKM Level 2. Namun, minat masyarakat dalam berwisata masih dinilai kurang.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Disparpora Cianjur, Ahmad Taufik Rahman mengatakan, di masa pemulihan ini, pengelola wisata masih fokus pada peningkatan pelayanan bagi para pengunjung.

Sehingga, lanjutnya, Disparpora tidak terlalu menargetkan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tempat wisata.

“Kondisi masih pemulihan seperti ini, sehingga tidak terlalu berharap banyak. Karena kalau kondisi normal, PAD bisa dapat sekitar Rp5 miliar. Karena, dari yang saya lihat, PAD itu ada di konsep pelayanan sehingga PAD nanti bisa mengikuti,” ujarnya kepada Cianjur Today, Jumat (10/9/2021).

Ia menilai, selama PPKM Level 2 mulai diberlakukan di Cianjur, antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke destinasi wisata masih belum terlihat.

“Kalau saya lihat, belum terlalu antusias, karena saat ini sekolah sudah mulai tatap muka. Mungkin itu yang menjadi pertimbangan kunjungan masyarakat ke tempat wisata. Jadi kunjungan saat ini tidak terlalu membludak,” jelasnya.

Pihaknya pun membuat sejumlah rencana, agar masyarakat baik tingkat kabupaten hingga nasional mau berwisata di Cianjur.

Minimal, sebutnya, para wisatawan tahu, ada destinasi wisata apa saja di Cianjur, mulai wilayah utara hingga selatan.

“Strateginya sementara ini, di samping melalui media sosial dan lainnya, kita coba bekerja sama dengan kabupaten tetangga,” jelas Ahmad.

Ia mengungkapkan, telah berupaya menjalin kerja sama dengan Kabupaten Bandung Barat untuk membuat satu paket wisata dengan transportasi kereta api.

Paket wisata itu akan membawa pengunjung menjelajahi sejumlah destinasi di Cianjur, seperti Gunung Padang dan Curug Cikondang.

“Kemudian kita buat poster di transportasi umum, agar masyarakat bisa mengetahui informasi seputar tempat wisata. Kita bikin penasaran, hingga mereka menggali dan mau berkunjung. Kalau kita manfaatkan strategi biasa, masyarakat tidak terlalu merespon,” terangnya.

Sebelumnya, Bupati Cianjur, H Herman Suherman meninjau langsung destinasi wisata Taman Bunga Nusantara pada Kamis (9/9/2021).

Ia menegaskan, hal yang paling utama dalam membuka tempat wisata adalah tetap menjaga disiplin protokol kesehatan.

“Saya lihat seperti di sini ada temapat cuci tangan, parkir mobil jaga jarak, semua yang masuk diperiksa dulu. Destinasi wisata lain juga harus seperti ini. Saya sampaikan yang masuk wisata harus vaksin dulu, kalau belum vaksin harus test PCR yang berlaku 1×24 jam sebelum berwisata,” singkat dia.(afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks