CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Hari Raya Idul Adha akan tiba akhir Juli 2020 mendatang. Penyembelih hewan kurban harus benar-benar sehat karena pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Kepala Seksi Kesehatan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Cianjur, M Agung Rianto, mengatakan, belum ada hasil lab yang menyatakan bahwa hewan kurban dapat menularkan virus corona kepada manusia. Hal itu menepis kekhawatiran masyarakat.

“Belum ada hasil lab yang membuktikan bahwa dari hewan itu bisa menularkan. Memang ada penyakit tertentu yang menularkan. Tapi, untuk virus Covid-19 ini belum membuktikan.” tuturnya saat ditemui di kantornya, Senin (06/07/2020).

Ia menjelaskan, media yang digunakan virus Corona untuk berkembang biak ialah manusia yang masih hidup. Jika manusia telah meninggal, maka sudah tak ada lagi virus itu.

“Media yang bisa berkembang biak virus itu manusia yang masih hidup. Kalau udah meninggal itu sudah tak ada, tapi pemerintah melaksanakan protokol kesehatan karena masih ada droplet,” jelas dia.

Untuk persiapan Idul Adha 2020, lanjutnya, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap hewan pada 10 hari sebelum hari raya. “Efektifnya kita setiap melakukan pemeriskaan hewan kurban itu sesuai prosedur biasanya 10 hari sebelum Idul Adha,” ungkap dia.

Terpisah, Juru Bicara atau Jubir Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal menjelaskan hal yang sama. Menurutnya, virus corona tak bisa ditularkan dari hewan ke manusia.

“Enggak lah. Itu penyembelihnya harus betul-betul sehat, karena penularan virus Covid bukan dari hewan tapi dari manusia.” singkatnya.(afs/rez)