Update Covid-19

Dinkes Sebut Pasien yang Meninggal di Desa Cibodas Berstatus PDP

CIANJURTODAY.COM, Pacet – Sejumlah warga Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur geger adanya kabar yang beredar di sosial media tentang adanya pasien meninggal yang diduga terpapar Virus Corona atau Covid-19. Menurut informasi yang beredar di masyarakat, pasien itu meninggal di RSUD Cimacan.

Selain itu, berdasarkan kabar yang beredar, pasien yang meninggal tersebut merupakan warga Desa Cibodas, Kecamatan Pacet. Informasi itu pun beredar di sosial media Facebook.

“Ada kabar bahwa di Cibodas parigi, letaknya di Salajambu ada yang kena Corona? Konfirmasi dong bagi yang bersangkutan?” tulis akun facebook AKM, seraya menanyakan.

Salah seorang warga Kampung Panyaweuyan RT 03 RW 04, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Vina Afiani Amini (25), mengaku panik atas kabar tersebut. Ia juga kesulitan mendapatkan informasi yang valid mengenai kabar tersebut.

“Awalnya baca status FB terkait ada warga yang katanya meninggal karena virus corona di daerah Cibodas parigi. Lalu pas kebetulan keluar rumah beli mie ayam. Si penjual mie ayam juga mengatakan sudah ada yang terkena virus corona di Pacet,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (26/03/2020).

Karena penasaran, Vina pun mencoba mencari informasi lainnya di sosial media Facebook. Sekaligus ia pun mencari lagi info pertama yang ia dapati.

“Sampe menemukan komentar yang menyatakan perihal pendalaman yang meninggal di Desa Cibodas tersebut. Yang katanya meninggal karena DBD,” ungkapnya.

Menyikapi kabar burung yang menyebabkan kepanikan itu, Vina berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bisa cepat tanggap dalam menangani pandemi Virus Corona atau Covid-19 ini.

“Corona virus ini sudah merambat ke berbagai hal bukan hanya kesehatan tapi juga ekonomi, religiusitas dan sosial. Jadi pemerintah, berikanlah informasi yang valid dan solusi yang kongkrit.” tutupnya.

Sebelumnya, Cianjur Today sudah mencoba menghubungi Juru Bicara soal Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci terkait hal itu. “Masih PDP kang. Selain PDP juga ada TB dan hepatitis kronis,” ungkapnya.(afs/rez)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker