Jabar

Dipatuk Ular Weling, Bocah SD Tewas Dengan Mulut Berbusa

CIANJURTODAY.COM, Bandung – Andi Ramdani, bocah SD di Gang Keramat, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung tewas usai dipatuk ular weling, Rabu(22/1/2020). Andi ditemukan terkapar dengan mulut berbusa.

Kejadian itu bermula ketika bocah berusia 11 tahun itu mendapatkan ular weling. Ular jenis Bungarus Candidus itu kemudian dibawa ke rumah dan rencananya akan dijual.

Namun entah bagaimana, ular itu mematuk jari tengah tangan kanan Andi. Melihat hal itu, Diah (38), ibu Andi berusaha memberikan pertolongan peetama.

“Sempat kasih tahu kalau dipatuk di jari tengahnya. Saya langsung kasih air hangat dicampur garam,” paparnya seperti diberitakan Detik.com, Kamis (23/1/2020).

Diah mengatakan, kondisi anaknya sempat baik-baik saja dan beraktivitas seperti biasa. Ia pun kemudian meninggalkan rumah untuk rapat di kantor desa.

Namun tak disangka, Diah kaget saat pulang ke rumah melihat Andi tegeletak dengan mulut berbusa. “Ketika saya pulang ke rumah, anak saya sudah tidak berdaya. Mulutnya sudah mengeluarkan busa,” tambahnya.

Ia pun membawa anaknya ke RSUD (RSUD) Bandung. Namun Andi sudah tak tertolong dan akhirnya dimakamkan di TPU Nagrog.

Mendengar laporan warganya tergigit ular, Pelaksana tugas (Plt) Camat Ujungberung, Didin Dikayuana, mendatangi rumah Diah. Ular weling yang menggigit Andi pun diamankan oleh warga.

“Ularnya selebar ibu jari kaki dan panjangnya 1,5 meter,” kata Didin seperti diberitakan Liputan6.

Didin menyarankan agar ular weling itu dievakuasi ke kebun binatang. Namun warga meminta agar ular tersebut dimusnahkan karena takut ada korban.

Atas kejadian tersebut, ia meminta warga untuk tidak main-main dengan ular berbisa. “Saya imbau tolong masyarakat hati-hati jangan main-main sama ular mau itu berbisa atau tidak,” ucapnya.(rez/bbs)

Diolah dari berbagai sumber

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks