Today

Disiplin Prokes, Kendaraan Umum Tetap jadi Sasaran Razia Operasi Yustisi

CIANJURTODAY.COM, Haurwangi – Operasi Yustisi penegakan kedisiplinan Covid-19 kian gencar dilakukan petugas gabungan terutama di wilayah perbatasan Cianjur. Salah satunya yang digelar di Kecamatan Haurwangi, perbatasan Cianjur dengan Bandung Barat, pada Minggu (21/2/2021).

Petugas Lapangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Sopyan Syauri mengatakan, pihaknya terus menggelar razia protokol kesehatan (prokes) pada kendaraan umum, seperti angkot dan bus agar para penumpang tetap disiplin menerapkan 3M.

“Kami terus memantau para penumpang yang menaiki kendaraan umum, termasuk sopir dan kondekturnya demi pendisiplinan prokes. Sehingga pengawasannya harus ketat,” ujar Sopyan kepada Cianjur Today saat diwawancarai di lokasi Operasi Yustisi, Minggu (21/2/2021).

Ia menegaskan, razia ini terus intensif dilakukan terutama Cianjur kini sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

RAZIA: Petugas terus intensif menggelar Operasi Yustisi kedisiplinan Covid-19 di perbatasan Cianjur pada semua pengguna jalan, terutama kendaraan umum. (Foto: Riski Maulana/cianjurtoday.com)
RAZIA: Petugas terus intensif menggelar Operasi Yustisi kedisiplinan Covid-19 di perbatasan Cianjur pada semua pengguna jalan, terutama kendaraan umum. (Foto: Riski Maulana/cianjurtoday.com)

“Kami selalu mengingatkan kepada semua sopir dan kondektur angkutan umum agar rutin memberitahu para penumpangnya untuk disiplin memakai masker dan tetap menerapkan prokes. Jadi kalau sopir sedang fokus nyetir, yang mengimbau pada penumpang ya kondekturnya,” jelasnya.

Sopyan menegaskan, untuk para penumpang yang ingin berpergian diharapkan selalu memakai masker, kemanapun dan di manapun. Karena saat ini, masker sudah menjadi barang wajib yang harus dibawa setiap saat.

“Semua penumpang harus menggunakan masker, karena kalau nanti ada razia di lapangan, sopir juga nanti yang ribet,” ungkapnya.

Penumpang yang masuk Cianjur, lanjut Sopyan, untuk sementara ini tidak harus menjalani rapid test ataupun menyertakan surat bebas Covid-19. Namun, lanjutnya, kalau ada, akan dilakukan oleh pihak kesehatan yang disedikan petugas.

“Harapan ke depannya, semoga warga semakin tertib dalam melaksanakan anjuran dan imbauan pemerintah dalam melaksanakan prokes terutama 3M. Sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 di Cianjur dapat terputus,” pungkasnya.(ct9/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker