Today

Dua Pohon Besar Tumbang di Bojongpicung, Menimpa Jalan dan Meruntuhkan Bangunan Kantor Desa

CIANJURTODAY.COM, Ciranjang – Dua pohon besar dengan tinggi 15 meter dengan diameter 100 sentimeter, yang tumbuh di pinggir Jalan Raya Ciranjang-Bojongpicung, tepatnya di Kampung Cibogo 3 RT 03/RW 06, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (8/12/2020) sekitar pukul 18.00 Wib tumbang tertiup angin kencang.

Dua pohon tumbang tersebut pun menghalangi arus lalulintas, karena tumbangnya memotong jalan dan satu pohon lagi tumbang menimpa bangunan Kantor Desa Mekargalih, hingga ambruk.

Salah seorang warga setempat, Endang Akew mengatakan, angin besar dan kencang itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wib. Namun semakin sore angin semakin besar, hingga pada pukul 17.25 Wib pohon mahoni yang berdiri di pinggir jalan tumbang ke tengah dan menghalangi arus lalulintas.

“Selain itu, pohon trembesi yang berada di Depan Kantor Desa Mekargalih pun ikut tumbang hingga menimpa bangunan kantor desa setempat, hingga ambruk. Saat itu juga saya langsung melaporkannya pada Kepala Desa dan pihak Kepolisian Ciranjang,” tutur Endang pada Cianjur Today, Selasa (8/12/2020).

Sementara itu, Kepala Desa Mekargalih, Taryat Dibrata menjelaskan, dengan adanya dua pohon tumbang yang berlokasi di pinggir jalan depan Kantor Desa Mekargalih sudah bisa dievakuasi.

“Meskipun ada sedikit kesulitan, karena faktor alat pemotongan pohon yang seadanya, namun sekarang arus lalulintas sudah lancar kembali,” ungkapnya.

Sedangkan pohon trembesi besar yang menimpa bangunan Kantor Desa Mekargalih hingga ambruk, Taryat dan timnya akan mengevakuasi pohon tersebut pada besok pagi. Karena menurutnya, jika dilakukan saat ini sangat tidak memungkinkan.

“Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya pihak Pemerintahan Desa Mekargalih mengalami kerugian sekitar puluhan juta rupiah,” paparnya.

Dengan adanya evakuasi pohon tersebut, pihaknya mengucapkan terima kasih pada Muspika Ciranjang, Binmas, Binsa PUPR Ciranjang, dan seluruh masyarakat setempat.

“Terima kasih pada warga dan seluruh tim yang sudah membantu mengevakuasi pohon tumbang ini dengan sigap,” tuturnya.

Sebelumnya juga diberitakan pohon besar tumbang hingga menimpa mobil dan motor di Jalan Raya Karangtengah, Desa Ciwaru, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Selasa (8/12/2020). Akibatnya arus lalulintas lumpuh karena pohon belum bisa dievakuasi.

Sebelumnya, hujan disertai angin kencang melanda daerah tersebut. Saat ini belum ada petugas yang mengevakuasi pohon tersebut.

Salah seorang pengendara motor, Riski (18) mengatakan, pohon itu tumbang sampai menimpa mobil dan motor. Namun, tidak ada korban dalam kejadian itu.

“Iya nimpa mobil tapi nggak ada korban. Pengendara motor juga cewek nggak kenapa-kenapa,” tuturnya kepada Cianjur Today, Selasa (8/12/2020).

Selain itu, ia mengatakan, belum ada petugas yang datang untuk mengevakuasi pohon itu. “Dievakuasi seadanya sama warga,” ujarnya.

Selain itu, pohon tumbang kembali terjadi di Kampung Garduh Jalan Raya Bandung-Cianjur, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

Salah seorang pengendara motor, Iky (20) menuturkan, tidak ada korban dari kejadian itu. Namun, arus lalulintas jadi terhambat.

“Nggak ada korban, jalanan cuma jadi macet dan susah dilewati,” ucapnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap angin kencang.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada seperti biasa karena bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Terlebih kepada pengendara motor agar bisa mencari perlindungan yang aman ketika situasi mulai tidak memungkinkan,” tutur Sekretaris BPBD Cianjur, Mokh Irfan Sofyan, Selasa (8/12/2020).(asi/afs/sis)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button