Jabar

Enam Daerah dengan BOR Pasien Covid-19 Tertinggi di Jabar, Cek!

CIANJURTODAY.COM, Bandung – Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit pasien Covid-19 di Jawa Barat terus menunjukkan peningkatan.

Hal tersebut terlihat dari data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Provinsi Jabar (Pikobar) yang update pada Minggu (13/6/2021).

Total tempat tidur yang tersedia bagi pasien Covid-19 di Jabar ada sebanyak 13.550, namun jumlah tempat tidur yang sudah terisi sebanyak 9.120.

Berikut enam daerah dengan tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 tertinggi di Jabar.

  1. Kabupaten Purwakarta

Tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di Kabupaten Purwakarta adalah yang tertinggi di Jabar, yakni mencapai 92,33 persen.

Kabupaten Purwakarta menyiapkan tempat tidur pasien Covid-19 sebanyak 443. Sementara yang sudah terisi dan sedang digunakan sebanyak 409 tempat tidur.

  1. Kabupaten Tasikmalaya

Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di Kabupaten Tasikmalaya mencapai 92,31 persen.

Kabupaten Tasikmalaya memiliki kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 sebanyak 52. Sementara yang sudah terisi sebanyak 48 tempat tidur.

  1. Kabupaten Bandung

Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di Kabupaten Bandung mencapai 88,02 persen.

Kabupaten Bandung memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 334. Sementara yang sudah terisi dan sedang digunakan sebanyak 294 tempat tidur.

  1. Kabupaten Bandung Barat

Tingkat keterisian tempat tidur sudah mencapai 84,62 persen.

Adapun kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 yang disediakan sebanyak 143. Sementara yang sudah terisi atau sedang digunakan sebanyak 121.

  1. Kota Bandung

Tingkat BOR di Kota Bandung mencapai 84,56 persen.

Total tempat tidur yang tersedia di rumah sakit di Kota Bandung sebanyak 1.775. Tempat tidur yang sudah terisi dan sedang digunakan sebanyak 1.501.

  1. Kabupaten Karawang

Kabupaten Karawang memiliki tingkat BOR mencapai 81,75 persen.

Total tempat tidur yang tersedia di Karawang mencapai 1.052. Tempat tidur yang sudah terisi dan sedang digunakan sebanyak 860.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil pun terus melakukan koordinasi dengan sejumlah rumah sakit di Kota Bandung untuk menangani lonjakan pasien Covid-19 di Jabar.

“Langkah yang tengah kami upayakan di antaranya penambahan kamar dan relawan tenaga kesehatan agar bisa mengatasi lonjakan ini,” ujarnya, Minggu (12/6/2021).

Emil pun meminta kepada seluruh warga Jabar untuk berempati pada tenaga kesehatan yang sudah lelah jatuh bangun menangani Covid-19 yang sudah berlangsung selama setahun lebih ini.

“Mari taat pada imbauan pemerintah, disiplin prokes 5M, segera jalani vaksin pada kesempatan pertama, dan saling mengingatkan antara kita sendiri,” tandasnya.(sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button