Jabar

Flyover Simpang Padalarang Diresmikan, Rekayasa Jalan Berlaku 27-29 November

CIANJURTODAY.COM, Bandung – Flyover Simpang Padalarang akhirnya diresmikan Plt Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan, Jumat (26/11/2021).

Flyover Simpang Padalarang sendiri, dibangun tepat di atas jalan layang yang memiliki panjang 340 meter dan mulai dikerjakan sejak Maret 2021.

Plt Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan berharap, dengan difungsikannya Flyover Simpang Padalarang akan mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Tagog Padalarang.

Rekayasa Lalu Lintas Flyover Simpang Padalarang. (Foto: infobandungbaratcimahi)

“Alhamdulillah, di usianya yang ke-14 tahun, Bandung Barat sudah memiliki flyover. Ini menjadi flyover pertama, semoga menjadi jalan kebaikan dan keberkahan bukan hanya bagi warga yang tinggal di Kota Baru Parahyangan, tapi juga masyarakat Bandung Barat dan masyarakat umum lainnya,” ujar Hengki.

Menurutnya, keberadaan flyover tersebut bisa mengurai kemacetan. Sehingga warga luar Bandung Barat tertarik untuk datang dan membelanjakan uangnya.

“Restoran yang ada di IKEA Kota Baru Parahyangan saja menyumbang PAD (pendapatan asli daerah) sebesar Rp600 juta per bulan. Ini sangat luar biasa, tentunya bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha lain dalam menangkap peluang ini. Jadi efek dominonya sangatlah besar, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Kota Baru Parahyangan Ryan Brasali menambahkan, pembangunan Flyover Simpang Padalarang didanai penuh dari Coorperate Social Responsibility (CSR) PT Bela Putra Intiland.

“Rencananya tahun depan akan dibangun jalur lingkar dari Kota Baru Parahyangan ke Cipatat. Diharapkan kemacetan semakin bisa diminimalisir dan membantu pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata Ryan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB Lukmanul Hakim mengatakan, seiring dengan difungsikannya, maka akan dilaksanakan rekayasa atau simulasi lalu lintas

“Selama tiga hari, terhitung tanggal 27-29 November 2021 akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Setelah tiga hari kita lalukan evaluasi untuk menerapkan pengaturan lalu lintas yang tepat,” ungkapnya.

Untuk rekayasa lalu lintas, melibatkan petugas gabungan dari Polres Cimahi dan Dishub KBB. Dari Dishub KBB akan menerjunkan sekitar 100 personel.

Sementara itu, setelah flyover difungsikan maka kendaraan yang keluar tol tujuan Padalarang, Cianjur dan sekitarnya tak lagi belok kanan ke jalur lama.

“Semua diarahkan ke flyover, tak lagi ke jalan biasa. Selama ini, kendaraan yang keluar tol begitu di traffic light belok kanan,” tandasnya.(sis)

Sumber: Galajabar

Berikan Komentar Kalian

Back to top button