CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Fraksi PKB DPRD Kabupaten Cianjur siap mengawal persetujuan bersama pemekaran Cianjur Selatan atau Cisel, bertepatan dengan Hari Jadi Cianjur (HJC) pada 12 Juli 2020 mendatang. Rencananya, di momentum tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur akan mendeklarasikan persetujuan bersama dengan DPRD, tentang pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Cianjur Selatan.

Meskipun rencana ini awalnya menuai pro dan kontra, tetapi sepertinya akan tetap dilakukan. Demi percepatan proses pemekaran tersebut, semua pihak mulai solid kembali. Misalnya terlihat dari sikap politik Fraksi PKB yang awalnya meminta agar pembahasan pemekaran Cianjur Selatan ditunda setelah selesai pilkada.

Setelah berkomunikasi dengan beberapa stakeholder penggerak pemekaran Cisel, akhirnya Fraksi PKB akan mendukung pembahasan pemekaran dilakukan secepatnya demi masyarakat. Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PKB, Dedi Suherli, yang menyampaikan bahwa pernyataan sebelumnya merupakan bentuk kekhawatiran isu pemekaran hanya jadi komoditas politik saja.

“Namun setelah kami diyakinkan oleh tokoh-tokoh masyarakat dari Cisel bahwa ini merupakan kebutuhan mendesak agar aspirasi pemekaran ini bisa secepatnya diproses. Kami tunduklah pada keinginan masyarakat. Siap mengawal agar proses politik di DPRD-nya juga lancar,” paparnya, Senin (6/7/2020).

Ia mengatakan, masyarakat jangan khawatir karena komitmen PKB terhadap pemekaran Cianjur Selatan akan selalu terdepan. Apalagi dulunya Ketua Pansus Pemekaran Cisel adalah Lepi Ali Firmasyah, Ketua PKB Cianjur yang pernah ikut emperjuangkan aspirasi masyakat.

“Jadi intinya saat ini Fraksi PKB di DPRD siap mengawal persetujuan bersama pemekaran Cisel. Siap mengawasi komitmen Plt Bupati Cianjur agar pascapenandatanganan persetujuan bersama tersebut, betul-betul di-follow up proses berikutnya,” tambah Dedi.

Jangan Cari Sensasi

Artinya, kata dia, bukan hanya berhenti di deklarasi saja apa lagi hanya cari sensasi. Sebab, prosesnya masih sangat panjang sehingga memerlukan keseriusan, komitmen, dan keberpihakan anggaran sebagai penunjangnya.

Di samping itu, pihaknya meminta pemda agar membuktikan komitmennya terhadap masyarakat Cisel. Caranya dengan mewujudkan dalam kebijakan pembangunan, khususnya yang terdekat APBD murni 2021. “Jadi nanti kita lihat seberapa besar anggaran belanja publik yang akan digelontorkan untuk pembangunan di Cianjur Selatan,” tandasnya.(*)