Today

Geber Vaksinasi, ABJ Dukung Pengembangan Agrowisata di Desa Sukamanah Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ) mendukung penuh rencana pengembangan Agrowisata di Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Bersamaan dengan penguatan sektor perekonomian tersebut, ABJ berkolaborasi dengan DPC PDI Perjuangan Cianjur dan Dinas Kesehatan setempat melakukan vaksinasi untuk warga.

Ketum ABJ, Michael Umbas mengatakan, vaksinasi ini adalah prasyarat dalam pembangunan ataupun pemulihan roda perekonomian masyarakat.

“Kita adakan vaksinasi di Cianjur dengan 1000 vaksin dan pada tahap awal ini sebanyak 500 suntikan vaksin,” ujarnya, Sabtu (4/9/2021).

Ia mengatakan, Cianjur dipilih sebagai sasaran vaksinasi karena tingkat vaksinasi di wilayah ini tergolong masih rendah.

“Vaksinasi Cianjur kedua terendah di Provinsi Jabar,” tegas Umbas yang didampingi Eky Rizky, Ketua DPC ABJ Cianjur.

Dengan adanya vaksinasi, Umbas berharap Kabupaten Cianjur bisa segera terbentuk kekebalan komunal, sehingga roda perekonomian bisa kembali berputar. Termasuk dalam pengembangan sektor Agro Wisata di Desa Sukamanah.

“Agro Wisata ini memang sesuatu yang menarik. Pilihan mengembangkan Agro Wisata sangat tepat di Desa Sukamanah ini,” tegas Umbas

Ia menilai inisiatif Kepala Desa dan masyarakat Desa Sukamanah sudah cukup baik. Bahkan begitu masuk kawasan Desa Sukamanah langsung  potensi Agrowisata yang sangat besar.

Hanya saja, jelas Umbas, tantangan utama dalam pengembangan Agrowisata ini adalah infarstruktur awal. Akses jalan itu yang paling utama sehingga perlu segera dibangun.

“Kami (ABJ) akan bantu dengan Kementerian PUPR. Data-data perencanaan tadi bisa disiapkan, khususnya terkait akses dari jalan utama menuju lokasi. Kita coba hitung, nanti bisa diteruskan melalui pengurus ABJ Cianjur,” ungkapnya.

Umbas yang juga lama berkecimpung dalam industri pariwisata menegaskan, ABJ akan melakukan pendampingan terus dalam pengembangan Agro Wisata Desa Sukamanah. Sebab Pariwisata saat ini sudah berkembang pesat sehingga harus dikemas semenarik mungkin.

“Kalau dulu pariwisata kan hanya menyiapkan tempat agar orang datang. Sekarang pariwisata itu satu paket dengan bidang lain, termasuk UMKM. Apalagi anak-anak muda sekarang sudah jago bikin aplikasi dan konten, sehingga orang akan tertarik berwisata ke sini,” jelasnya.

Dalam pengembangan infrastruktur itu, lanjut Umbas, tidak bisa hanya mengandalkan Dana Desa. Tapi bisa memanfaatkan program pemerintah maupun kerjasama dengan BUMN. Sebab kalau Agrowisata di Desa Sukamanah ini maju, maka akan menjadi pendorong perkembangan ekonomi, bahkan menjadi percontohan bagi desa lain.

Namun yang perlu digarisbawahi, kata Umbas, semua program ini akan percuma kalau masyarakat tidak ikut vaksinasi dan disiplin menjalankan Protokol Kesehatan.

“Ini yang paling penting. kalau kita punya program bagus tapi belum divaksin, repot juga. Orang enggak berani datang. Kalau di Jakarta mau ke mall harus sudah divaksin. Semua tempat wisata juga demikian, mau naik pesawat juga wajib memakai aplikasi PeduliLindungi dan semua harus sudah divaksin karena masuk data base,” jelasnya.

Lebih jauh ia mengingatkan bahwa bersamaan dengan Pariwisata, sektor UMKM juga sangat penting, karena pondasi ekonomi kita adalah UMKM. Bahkan Presiden Jokowi sangat berkomitmen terhadap pengembangan UMKM agar lebih berkelas.

“Kalau dulu UMKM tidak dianggap penunjang ekonomi karena usaha kecil. Tapi oleh Pak Presiden Jokowi UMKM sangat diandalkan. Sebab kalau dipoles dan dicarikan market, UMKM Indonesia akan sangat luar biasa. Ekspor Indonesia sangat luar biasa dari UMKM,” tambahnya.

Dalam pengembangan sektor pertanian, ABJ juga akan langsung memberi bantuan traktor sebagai bantuan alat pertanian di tahap awal. “Yang bisa langsung saya bantu adalah alat pertanian. Kalau traktor bisa kita kirim minggu depan,” tutupnya.

Sementara itu dalam sambutan virtual, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi gerakan vaksinasi untuk rakyat yang dilakukan ABJ bersama para kader PDI Perjuangan Cianjur.

Hasto mengatakan, vaksinasi yang digelar di Cianjur ini menunjukan gerak hidup Arus Bawah Jokowi bersama seluruh kader PDI Perjuangan Cianjur.

“Ini membuktikan bahwa dalam situasi yang tidak mudah seperti ini, gotong royong terus dikedepankan. Nilai-nilai kemanusiaan terus diangkat dan solidaritas sosial menjiwai seluruh gerak perjuangan ABJ bersama PDI Perjuangan,” tandasnya.(*)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button