Today

Genjot Sektor Pariwisata hingga Hiburan, PAD Cianjur Mulai Meningkat

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Cianjur terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cianjur dari sektor pariwisata, restoran, tempat hiburan, hingga lahan parkir.

Kepala Bidang Potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Dedi Dharmadi mengatakan, jika dibandingkan realisasi di bulan yang sama di tahun lalu, PAD Cianjur saat ini sudah mengalami peningkatan.

“Tahun sekarang 2021 dengan tahun 2020 di masa pandemi dulu tahun 2020 dibandingkan dengan sekarang sudah mencapai PPKM Level 2, Alhamdulillah sudah ada kenaikan dan kami mulai bangkit,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (22/9/2021).

Ia menjelaskan, kesiapan pemerintah sudah ditunjang dengan usaha yang saat ini mulai bersinergi. Sehingga, Bappenda Cianjur mulai terbuka dengan para tamu yang akan menginap, berbelanja, ataupun berwisata di Kabupaten Cianjur.

“Mudah-mudahan, hal ini bisa menunjang pendapatan Cianjur, kemudian meningkatkan ekonomi masyarakatnya. Sekarang sudah betul-betul bangkit dari segala sisi. Sejak penetapan level 2 mulai 2 September 2021, pembukaan kita itu masuknya mulai bulan ini. Sehingga, kita siap dan menerima pendapatan secara keseluruhan mulai bulan ini,” ungkap dia.

Dia berharap, hal ini bisa meningkatkan potensi PAD Cianjur dengan lebih baik. Karena jika dilihat dalam laporan, persentase peningkatan masih di bawah 10 persen dari bulan yang sama di tahun lalu.

“Mudah-mudahan, dengan Cianjur siap menerima kedatangan mereka (tamu dari luar Cianjur), maka pendapatan bisa naik 30 persen atau 50 persen dari tahun kemarin. Karena sekarang ini, sudah mau menginjak bulan keempat dari target pendapatan daerah,” terangnya.

Selain itu, ia juga berharap agar di triwulan keempat, pihaknya bisa menggenjot bangkitnya perusahaan-perusahaan di bidang hotel, restoran, hiburan, dan lahan parkir.

“Upaya yang kami lakukan, atas arahan dan bimbingan pimpinan yang terus berupaya mengajak para pelaku usaha untuk bangkit dan siap dari segi prokesnya. Kemudian, menerima kedatangan tamu secara ekstensifikasi dan intensifikasi,” paparnya.

Ekstensifikasi, lanjutnya, adalah menggali seluruh potensi potensi yang ada.

“Sementara intensifikasi, dari mulai segi pengawasan, penelitian, dan juga pemeriksaan pelaporan pajak dari para pengusaha,” tutup dia.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button