Today

Gerah, Satpol PP Akhirnya Berencana Akan Menutup Karaoke

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Pernyataan pengamat lingkungan sosial Cianjur People Movement (Cepot) membuat gerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur. Kini Satpol PP berencana menutup beberapa titik tempat Karaoke yang ada di Cianjur

Kepala Satpol PP Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetya mengatakan, pihaknya telah memerintahkan THM untuk tutup bahkan sejak pandemi Covid-19 melanda Cianjur.

“Pertama ada covid-19, sudah sejak AKB level dua aja tutup, sudah disampaikan surat edaran juga. Sempat kemarin didatangi oleh petugas gabungan, nanti kami akan melakukan pemantauan lagi,” tuturnya kepada Cianjur Today, Jumat (30/10/2020).

Selain itu, ia menepis dugaan bahwa Satpol PP menerima jatah dari THM yang masih buka agar tidak digrebek atau ditutup. Ia menyebut, Satpol PP berkomitmen dalam penegakan aturan yang berlaku.

“Gak benar itu. Insha Allah kita tetap komitmen dalam penegakan aturan,” jelas dia.

Hendri hanya mengatakan, pihaknya akan mencoba mendatangi lagi THM itu. Bahkan, ia mengaku hanya menerima laporan dari THM tersebut.

“Nanti saya akan datangi lagi, memang saya dapat laporan dari situ saja yang buka, yang lain tutup. Nanti kita akan datangi,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, selama masa Pandemi Covid-19 dan libur panjang, Satpol PP Kabupaten Cianjur menutup semua THM karaoke, namun nyatanya masih banyak THM yang buka. Hal itu memancing reaksi salah satu Lembaga Pengamat Lingkungan Cepot.

Cianjur Today pun mencoba memeriksa ke salah satu THM yang ada di wilayah Kecamatan Cianjur pada Rabu (28/10/2020) pukul 22.00 Wib. Ternyata masih ada THM yang buka, bahkan hingga tengah malam.

Menurut pantauan, terlihat masih banyak warga yang mendatangi THM pada malam hari tanpa ada kendala sedikit pun. Bahkan, tidak ada penggerebekan dari Satpol PP Cianjur.

Bahkan, tidak ada satu pun anggota Satpol PP yang berpatroli atau berjaga di sekitar THM tersebut. Malah, warga tanpa ragu untuk memasuki wilayah THM.

Ketua Cepot, Ahmad Anwar mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa Satpol PP tidak konsisten terhadap ucapannya yang akan menutup semua THM terutama tempat karaoke.

“Ini menunjukkan inkonsistensi dari Satpol PP, bilangnya tutup. Tapi, orang lain melihat ke lapangan dan melihat situasi yang sebenarnya. Ternyata tetap buka setiap malam,” ujarnya, Kamis (29/10/2020).

Pria yang kerap disapa Ebes ini menduga, Satpol PP menerima ‘jatah’ dari para pengelola THM agar tetap buka di masa pandemi Covid-19.

“Dugaan kami Satpol PP itu menerima jatah. Kenapa yang lain begitu tegas-tegasan ditutup. Kok, tempat karaoke sampai sekarang buka dengan bebas setiap malam,” tandasnya.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button