Gaya Hidup

Gumpalan Darah Saat Haid, Bahaya atau Tidak Sih? Cek di Sini!

CIANJURTODAY.COM – Ada gumpalan darah saat haid? Pasti semua wanita pernah mengalaminya. Namun apakah kondisi tersebut berbahaya atau tidak, sih? Simak penjelasannya di bawah ya.

Darah menggumpal yang keluar ketika haid adalah hal umum dialami oleh wanita dan tidak perlu terlalu khawatir.

Sebab, sebagian besar wanita juga mengalami hal yang sama. Kondisi ini umumnya terjadi pada beberapa hari pertama haid dan akan menghilang setelah haid berhenti.

Ciri -ciri

  • Berukuran kecil.
  • Hanya keluar sesekali terutama di hari-hari awal haid.
  • Berwarna merah terang atau merah tua.
  • Rasa nyeri berlebihan.

Jadi, apakah darah haid menggumpal merupakan kondisi yang normal atau berbahaya?

Jangan juga menganggap remeh, Anda tetap perlu waspada karena darah haid menggumpal terkadang bisa juga disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

Terutama jika mengalami perdarahan, menstruasi tidak teratur, atau berlangsung dalam waktu lama.

Penyebab Darah Menggumpal Saat Haid

Selama siklus haid berlangsung, lapisan rahim mengalami penebalan untuk mempersiapkan kehamilan.

Jika kehamilan tidak terjadi, akan ada hormon yang memberi sinyal ke lapisan rahim untuk mengeluarkan darah sehingga terjadilah menstruasi.

Perdarahan inilah yang biasanya tampak sebagai darah menggumpal saat haid.

Darah yang menggumpal ini sering terjadi umumnya pada awal masa haid.

Namun, darah haid menggumpal bisa berlangsung lebih lama pada wanita yang biasa mengalami haid lebih panjang.

Bentuk dari gumpalan darah saat haid biasanya menyerupai gel dengan warna merah terang hingga merah tua kecoklatan.

Darah menggumpal dianggap normal bila gumpalan berukuran kecil dan hanya terjadi sesekali.

Kondisi seperti ini menjadi tidak normal dan perlu mendapat penanganan dokter segera ketika darah yang menggumpal saat haid tampak besar (lebih dari 2,5 cm).

Dan sering muncul atau tidak kunjung berkurang, terutama jika itu membuat Anda harus mengganti pembalut tiap 1-2 jam.

Kondisi yang Perlu Diwaspadai

Selain kondisi normal karena darah haid yang banyak, gumpalan darah saat haid juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi yang lebih serius, seperti:

  1. Ketidakseimbangan Hormon

Kondisi lapisan rahim bergantung pada keseimbangan hormon esterogen dan progesteron.

Jika jumlah hormon tersebut terlalu banyak atau sedikit, jumlah darah yang keluar saat menstruasi bisa meningkat atau berlebihan.

Banyaknya darah yang keluar saat haid ini bisa menyebabkan terjadinya darah haid menggumpal.

  1. Miom

Miom atau fibroid adalah tumor jinak yang tumbuh di dinding rahim.

Kondisi ini dapat menyebabkan darah haid yang keluar lebih banyak, sehingga membuat darah haid menggumpal.

  1. Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika jaringan rahim yang disebut endometrium tumbuh di luar rahim.

Penyebab terjadinya endometriosis belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko wanita mengalami endometriosis.

Di antaranya faktor keturunan, gangguan hormon, dan riwayat operasi panggul.

Wanita yang mengalami endometriosis sering kali mengalami perdarahan abnormal dari vagina, perdarahan vagina yang disertai gumpalan darah, dan nyeri.

  1. Adenomyosis

Adenomyosis terjadi ketika lapisan rahim tumbuh ke dalam dinding rahim, sehingga menyebabkan rahim menebal dan membesar.

Kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan dalam jumlah yang cukup banyak dengan gumpalan darah dari vagina.

  1. Keguguran

Salah satu tanda dan gejala keguguran yang umum terjadi adalah perdarahan vagina serta keluarnya jaringan menyerupai daging atau gumpalan darah.

Kondisi ini biasanya terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan.

Sebagian wanita yang mengalami keguguran mungkin tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil.

  1. Kanker

Ciri dari kanker rahim dan kanker serviks adanya perdarahan hebat dengan darah yang menggumpal. Perdarahan bisa timbul di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan seksual.

Selain perdarahan yang menggumpal dari vagina, kanker rahim dan kanker serviks juga bisa menyebabkan gejala lain, seperti penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Darah haid yang menggumpal dan hilang sendiri umumnya bukanlah kondisi yang berbahaya.

Namun, Anda tetap perlu waspada jika darah haid yang menggumpal sangat banyak atau merasakan keluhan lain.

Seperti nyeri saat berhubungan seksual, lemas dan pucat, darah haid muncul di luar siklus menstruasi, atau darah haid menggumpal sudah terjadi dalam waktu yang lama.

Jika Anda mengalami darah haid menggumpal dengan keluhan-keluhan tersebut, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Jadi begitu penjelasan gumpalan darah saat haid. Jika gejala yang timbul masih batas normal, kalian nggak perlu khawatir ya.(ct7/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button