Today

Harga Telur di Cianjur Kian Mencekik

CIANJURToday –  Pascahari raya Idul Fitri satu bulan lalu harga telur ayam di beberapa pasar tradisional dan swalayan di Cianjur, bertahan dengan harga tinggi yaitu Rp27500 sampai Rp32 ribu per-kilogramnya. Sedangkan di tingkat eceran, harganya dirasakan warga lebih mencekik. Kios-kios di pemukiman warga menjualnya Rp2500 per butir, naik Rp1000 dari biasanya.

Mega Febrianti (34) Warga Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, mengaku, usai hari raya harga telur belum juga normal. Harga telur yang mahal saat ini, membuat penghasilan suaminya terkuras dan berdampak pada pembatasan pengeluaran kebutuhan lainnya.

“Satu kilogram di kios sekarang bisa sampai Rp33 ribu. Kalau beli eceran, satu butir bisa Rp2500. Harga ini jelas kami rasakan sangat mencekik keuangan,” ungkapnya.

Baca juga : Pemilik KJA Ngamuk, Tiga Perahu Dibakar 

Dianalisa Kepala Bidang Perdagangan, Dinas KUMKM Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Cianjur, Yana Kamaludin, penyebab harga telur yang belum kunjung normal ditenggarai berbagai faktor. Salah satunya, ialah ketidak seimbangan antara pasokan dan permintaan, ditambah lagi harga pakan ayam yang ikut naik.

“Adapun penyebab lainnya karena keterlambatan pertumbuhan ayam akibat penghilangan kandungan antibiotic growth promotor. Kemudian, day old chicken (DOC) yang sekarang merupakan stok hari raya yang usianya 2-3 minggu. Panen DOC yang masih muda berpengaruh pada harga telur dan daging ayam,” jelasnya.

Sambung Yana, situasi seperti ini perlu dipahami masyarakat, sehingga tidak terjadi gejolak maupun polemik yang besar. Masyarakat juga diimbaunya, supaya bisa membeli kebutuhan pokok di pasar tradisional agar harganya terjangkau.

“Tidak hanya telur, beragam kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako),  di pasar tradisional biasanya harganya tak semahal di kios eceran,” pungkasnya.(RIZ)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

One Comment

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker