Today

Hari Terakhir Ramadan, Pedagang Bunga Musiman di Cianjur Makin Menjamur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Hari terakhir Ramadan, pedagang bunga musiman di sejumlah ruas trotoar jalan protokol Cianjur makin menjamur.

Tak heran jika persaingan antar pedagang makin tinggi, sementara pembeli tahun ini tidak terlalu banyak. Sehingga para pedagang harus pintar mempromosikan jualannya agar laku terjual.

Sebab, jika bunga yang mereka jajakan tidak laku, maka bunga-bunga tersebut terpaksa harus dibawa pulang dan dibagikan pada saudara atau tetangga.

“Kalau bunga-bunga ini tidak habis, terpaksa saya bawa pulang. Karena kan saya beli bunga ini sendiri dan bukan ngambil dari orang lain. Paling nanti dibagikan tetangga atau saudara saja,” ujar salah seorang pedagang bunga musiman di Pasar Ramayana Cianjur, Bangbang (38) kepada Cianjur Today, Rabu (12/5/2021).

Bangbang mengatakan, ia sudah berjualan bunga musiman jelang Idul Fitri selama tiga tahun lamanya. Menurutnya, tahun ini merupakan tahun yang sangat sedikit pembelinya.

“Tahun ini penjualan bunga sangat sepi, berbeda dengan tahun sebelumnya bunga sangat laris diburu pembeli. Namun begitu saya terus memakimalkan ikhtiar, selain menawarkan bunga dengan kualitas terbaik, juga harga yang ditawarkan terjangkau,” jelasnya.

Tapi karena sepi pembeli, lanjutnya, otomatis penjualan pun jadi menurun. Padahal ia sudah menyetok banyak bunga untuk dijual.

“Saya sudah stok banyak agar pembeli bisa memilih aneka jenis dan warna bunganya, tanpa takut kehabisan. Tapi sampai saat ini masih tetap saja belum banyak pembeli yang datang,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, untuk pembelian tiga tangkai bunga, ia hargai Rp10 ribu. Harga yang termasuk murah dan cukup tahan lama jika disimpan dalam pot berisi air bersih.

“Kebanyakan yang beli itu jenis sedap malam, bunga mawar, dan melati. Selain warnanya bagus juga membuat ruangan menjadi lebih harum,” terangnya.

Bangbang menyebut, bunga-bunga jualannya ini, ia beli dari daerah Cipanas, dekat Taman Bunga Nusantara. Karena di sana ada banyak petani dan toko bunga. Namun ada juga pedagang yang mengambil bunga dari wilayah Bandung dan Sukabumi.

“Saya biasanya beli di daerah Cipanas, kemudian saya jual kembali. Hanya ambil sedikit untung saja, tapi penjualan terus berputar bagus,” paparnya.

Ia berharap, penjualan hari terakhir Ramadan atau malam takbir ini penjualan makin bagus dan bunga jualannya laris manis.

“Mudah-mudahan hari ini pembeli makin banyak, bunga jualan saya laris manis,” tandasnya.(ct9/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button