Today

Hasil PPKM, Bupati Cianjur Sebut Kasus Covid-19 dan BOR Menurun

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Hasil pelaksanaan PPKM Darurat dan PPKM Level 3, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyebut, kasus Covid-19 dan ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) mengalami penurunan.

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, angka pertambahan kasus per minggu kini menurun dan hanya ada sekita 500 kasus.

Sedangkan sebelum diberlakukan PPKM, lanjutnya, angka kasus positif di Cianjur mencapai 1.000 kasus per minggu.

“Alhamdulilah juga penyebaran atau kasus baru per minggunya turun secara drastis, bahkan hingga 50 persen. Ini karena diberlakukannya PPKM Darurat serta PPKM level 3 yang diterapkan di Cianjur,” ujar Herman kepada Cianjur Today, Rabu (4/8/2021).

Menurutnya, pada saat ini total kasus positif Covid-19 di Cianjur mencapai 11.168 kasus, dengan pasien sembuh di angka 9.410 pasien, 1.263 pasien masih isolasi, dan 277 pasien meninggal dunia.

“Jadi tidak hanya kasus baru yang angkanya menurun, jika melihat dari kasus dan tingkat kesembuhan pun alhamdulillah sudah 90 persen,” jelas Herman.

Tak hanya itu, lanjut Herman, BOR di tiga rumah sakit daerah di Cianjur juga turun drastis. Seperti BOR di RSUD Sayang Cianjur saat ini di angka 65 persen, BOR RSUD Cimacan hanya 45 persen.

“Paling kecil ialah BOR di RSUD Pagelaran yang awalnya sempat 100 persen, kini hanya 6 persen dari total 30 bed yang kini hanya terisi 2 bed,” ucap dia.

Selain itu, kata Herman, Meski terjadi penurunan kasus dan BOR, ia juga meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Meski demikian, Herman mengaku khawatir, penurunan tersebut membuat masyarakat abai terhadap prokes sehingga kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19.

“Kita masih berada di PPKM Level 3. Ada pelonggaran, tapi diharapkan tidak membuat kita abaikan prokes. Tetap jalankan prokes secara ketetapan agar pandemi segera berakhir,” tandasnya.(ren/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button