Nasional

Hore! Pemerintah Siapkan BLT Khusus Emak-emak, Cek di Sini

CIANJURTODAY.COM, Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyiapkan anggaran khusus bantuan sosial bagi ibu rumah tangga. Hal ini menyusul tingginya kekerasan dalam rumah tangga akibat pandemi virus corona.

Sri Mulyani menilai, kekerasan dalam rumah tangga efek Covid-19 wajib diwaspadai. Pasalnya, pandemi Covid-19 secara tidak langsung menyerang kesehatan mental.

“Ini harus waspadai, jadi bukan hanya kualitas uang yang berdampak efek Covid-19 saja tapi dari sisi mental dan kesehatan masyarakat harus kita waspadai,” ujarnya, Rabu (6/1/2021).

Oleh karena itu, Kementerian Keuangan menyiapkan program bantuan langsung tunai (BLT) kepada ibu rumah tangga untuk menekan tingkat kekerasan rumah tangga. Tujuan pemberian bantuan tersebut agar dapur rumah tangga tetap bisa mengepul.

“Kita siapkan anggaran, tapi nanti ibu rumah tangga yang menerima untuk mengatasi kebutuhan dapur. Jadi PKH ini memang ditujukan untuk perempuan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa penyaluran bantuan sosial pada tahun ini lebih cepat sampai dan tepat sasaran. Dirinya pun telah memberikan bantuan tunai pada awal 2021.

Jokowi mengatakan, program bantuan sosial diberikan kepada masyarakat karena terdampak pandemi virus corona. Karena itu, dirinya berharap bantuan yang diterima bisa mengurangi beban keluarga penerima di masa pandemi ini.

“Penyaluran Bantuan Tunai 2021 di seluruh tanah air dilakukan melalui bank-bank milik negara dan kantor pos langsung kepada para penerima. Bantuan lebih cepat sampai, tepat sasaran, dan tanpa potongan,” tulis Jokowi di akun Twitter, Selasa (5/1/2021).

Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan target dan alokasi masing-masing dari bantuan tunai. Termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Rinciannya, kartu sembako yang masing-masing KPM akan mendapatkan Rp200 ribu.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan PKH disalurkan setiap 3 bulan sekali, dalam 4 tahap (Januari, April, Juli dan Oktober 2021) melalui Bank HIMBARA (BNI, BRI, Mandiri dan BTN). Dimana untuk bantuan tunai PKH menjangkau 10 juta KPM dengan total anggaran Rp28,71 triliun.

“Pada Januari, PKH akan disalurkan dengan anggaran sebesar Rp7,17 triliun,” kata Risma seperti dikutip laman Kemensos di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Program Sembako/BPNT target penerimanya 18,8 juta KPM dengan anggaran Rp45,12 triliun, yang disalurkan melalui Bank HIMBARA dan agen yang ditunjuk dari Januari – Desember 2021 dengan indeks Rp200.000/bulan/KPM. Total anggaran yang disalurkan pada bulan Januari sebesar Rp3,76 triliun.

Kemudian Bantuan Sosial Tunai disalurkan melalui PT Pos selama 4 bulan (Januari- April 2021) dengan indeks Rp300.000/bulan/KPM. Target penerima untuk Bansos Tunai sebanyak 10 juta KPM dengan anggaran Rp12 triliun. Pada bulan Januari, Bansos Tunai akan disalurkan anggaran sebesar Rp3 triliun.

“Sehingga keseluruhan anggaran yang disalurkan bulan Januari sebesar Rp13,93 triliun,” kata Risma.(sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker