Gaya Hidup

Iman Brotoseno Dilantik, Netizen Suarakan Tagar “Boikot TVRI”

CIANJURTODAY.COM – Ribuan tanda pagar atau tagar boikot TVRI mencuat di media sosial Twitter baru-baru ini. Hal ini dipicu dari keputusan Dewan Pengawas (Dewas) TVRI, yang memilih dan melantik Iman Brotoseno sebagai dirut baru TVRI, menggantikan Helmy Yahya.

Pelantikan Iman menimbulkan pro kontra. Masalah ini bermula dari pemecatan Helmy Yahya sebagai dirut oleh Dewas TVRI. Helmy kemudian melawan dan melakukan gugatan hukum yang masih berproses.

Masalah bertambah saat Komisi I DPR juga meminta pemilihan Dirut TVRI ditunda. Namun saat itu Dewas TVRI tetap melanjutkan pemilihan hingga Iman terpilih dan dilantik.

Banyak pihak yang tidak setuju dengan terpilihnya Iman sebagai Dirut baru TVRI. Seketika masa lalu dan rekam jejak digital Iman, dibahas.

Iman yang dikenal sebagai konsultan politik mencuat ke publik. Tidak hanya itu, kicauan Iman di masa lalu terkait film porno sebagai pemersatu bangsa, dan ia yang pernah menjadi kontributor majalah dewasa Playboy juga diungkap ke publik.

Tidak hanya masyarakat umum, istri mantan wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Nur Asia Uno, juga turut memberikan kritik atas penunjukan Iman Brotoseno sebagai Direktur Utama TVRI.

Ia sempat mengunggah sebuah foto hasil tangkapan layar, berisi kicauan Iman mengenai bokep sebagai pemersatu bangsa.

“Masih mau nonton TVRI?
Boikot TVRI,” Tulis Nur Asia pada  Jumat (29/5/2020).

Hal ini lah yang menjadi pemicu munculnya tagar “boikot TVRI”. Iman sendiri setelah pemilihannya kemudian menanggapi hal ini.

“Dalam era digital kita tidak bisa menutupi siapa diri kita, sejak awal saya tidak berbohong. Semua bisa dilihat jejak digital. Namun percayalah saya mengikuti semua proses rekrutmen yg berat untuk kepentingan bangsa, kepentingan hanya untuk publik bukan politik apalagi kelompok,” Tulis Iman di akun twitternya. (ega/rez)

Sumber: Kumparan

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami