TodayWEEKEND LIST

Imbas PSBB Jakarta, Wisatawan di Cipanas Turun hingga 70 Persen

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Imbas Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Jakarta dirasakan sektor pariwisata di Cipanas, Kabupaten Cianjur. Jumlah pengunjung mengalami penurunan mulai 50 sampai 70 persen karena adanya pembatasan.

Marketing Wisata Sevillage, Adi Permana, mengatakan mulanya pengunjung dari Jakarta bisa mencapai ratusan. Kini pengunjung didominasi wisatawan lokal dari sekitaran Kabupaten Cianjur.

“Karena di Jakarta diberlakukan kembali PSBB ada pengaruh yang signifikan ke kita. Hari weekend kemarin dan sekarang pengunjung menurun hingga 50 persen,” ujarnya kepada CianjurToday. Minggu (20/9/2020).

Ia menambahkan, pengunjung asal Jakarta menjadi salah satu sumber pendapatan paling besar. Imbas PSBB, banyak booking atau pemesanan yang dibatalkan. Meski begitu, Wisata Sevillage gencar promosi melalui media sosial tentang wisata yang sesuai protokol kesehatan.

“Kita menjalankan protokol kesehatan dan siap untuk menjadi destinasi wisata,” tambahnya.

Sama halnya dengan Kebun Raya Cibodas (KRC). Menurut Plt Kasi Pelayanan Jasa dan Informasi KRC, Fitri Kurniawati, sejak PSBB di Jakarta dilakukan kembali mulai terlihat ada penurunan pengunjung di kisaran 70 – 80 persen.

“Sebelumnya rata-rata weekend 3000-an pengunjung, kalau penurunan 70 persen maka sekarang hanya ada di kisaran 900-an pengunjung saja,” katanya.

Apapun kebijakan terkait penanganan Covid-19, pihaknya bisa pahami dengan baik. Selain itu mendukung upaya memutusan penyebaran Covid-19.

“Tapi kami sadar keselamatan masyarakat adalah yang terpenting. Karena itu, kami juga tidak bosan mengingatkan masyarakat yang akan berkunjung ke KRC untuk memastikan dalam kondisi tubuh yang sehat, serta tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19 agar wabah pandemi ini bisa cepat selesai. Dengan begitu, semua aspek kegiatan masyarakat dapat berjalan normal kembali baik di sektor kesehatan, pendidikan, perkantoran, perdagangan, industri dan pariwisata.(ct6/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker