Today

Ingin Hidup Mandiri, 30 KPM Desa Ramasari Haurwangi Mengundurkan Diri Secara Sukarela dari PKH

CIANJURTODAY.COM, Haurwangi – Sedikitnya 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, baru-baru ini mengundurkan diri secara sukarela atau biasa disebut Graduasi.

Graduasinya para KPM PKH ini, selain sudah cukup lama menjadi KPM PKH, juga dianggap sudah sejahtera sekaligus ingin memberi kesempatan pada keluarga lainnya yang dianggap ekonominya kurang beruntung.

Mantan KPM PKH Kampung Ramasari RW 01, Desa Ramasari, Rohati (43) didampingi Sumarni (47) menjelaskan, pihaknya mengaku bahwa yang pertama mengundurkan diri dari anggota KPM PKH yaitu Ibu Nia dan disusul olehnya, serta KPM PKH lainnya. Total di Kampung Ramasari RW 01, sudah ada 13 orang yang mengundurkan diri secara sukarela tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

“Karena selain sudah cukup lama menjadi KPM PKH, kurang lebih sudah tujuh tahun, juga sekaligus untuk memberikan kesempatan pada keluarga lainnya yang lebih membutuhkan,” ujarnya kepada Cianjur Today, Minggu (28/2/2021).

Rohati mengaku, kehidupannya memang belum mapan, namun ingin memberi kesempatan pada keluarga lainnya dan mencari nafkah untuk keluarga dengan cara berjualan gorengan berkeliling kampung.

“Selain itu, saya juga akan belajar hidup mandiri dan tidak ketergantungan lagi dengan bantuan dari pemerintah. Ke depannya, saya juga akan perupaya berjualan dengan modal sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang Pendamping PKH Desa Ramasari, Ekawati (25) menambahkan, pihaknya mengatakan, ada sebanyak 571 KPM PKH yang ada di Desa Ramasari yang ia bina langsung bersama satu orang rekannya, Amas Mashur (27).

“Dari sekian banyak KPM PKH, baru 30 KPM PKH yang sudah berani mengundurkan diri dari anggota PKH secara sukarela dan berkomitmen untuk hidup secara mandiri,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya dalam waktu dekat ini akan melaksanakan pembinaan dan pelatihan keterampilan kewirausahaan bagi para mantan KPM PKH.

“Mereka akan diberi bantuan modal usaha yang ke depannya diharapkan bisa menjadi modal hidup mandiri tanpa adanya bantuan dari pemerintah lagi,” pungkasnya.(asi/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker